
Imbauan Kapolda Sulteng Jelang Malam Tahun Baru 2026
Menjelang perayaan Malam Tahun Baru 2026, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Imbauan ini disampaikan melalui berbagai platform media sosial pada Jumat (26/12/2025), sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang sering terjadi saat pergantian tahun.
Kapolda Sulteng berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan cara yang sederhana dan tidak berlebihan. Ia menekankan agar masyarakat menghindari euforia berlebihan, termasuk tidak menyalakan kembang api maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mengonsumsi minuman keras, tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya, serta tidak menggunakan knalpot bising yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga lainnya.
Kapolda Sulawesi Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing dan saling menghormati demi terciptanya suasana yang aman dan damai selama malam pergantian tahun. Imbauan ini turut disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini terdampak bencana banjir bandang.
Menurut Kapolda, sikap sederhana dan penuh kepedulian menjadi wujud nyata kebersamaan serta tanggung jawab sosial masyarakat di tengah situasi duka yang dialami daerah lain di Indonesia. “Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan kesederhanaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama demi terwujudnya Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan bermartabat,” pungkasnya.
Langkah-Langkah yang Diharapkan oleh Kapolda Sulteng
-
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Kapolda Sulteng meminta masyarakat untuk lebih waspada dan sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. -
Menghindari Aktivitas Berisiko
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas seperti menyalakan kembang api atau menggunakan knalpot bising. Aktivitas ini bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan atau gangguan bagi lingkungan sekitar. -
Tidak Mengonsumsi Minuman Keras
Penggunaan minuman keras dianggap dapat memicu tindakan tidak terkendali, sehingga perlu dihindari terutama dalam perayaan Tahun Baru. -
Menghindari Konvoi Kendaraan
Konvoi kendaraan di jalan raya bisa berisiko tinggi karena lalu lintas yang padat dan kurangnya pengawasan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan hal tersebut. -
Menjaga Ketertiban di Lingkungan
Setiap individu diminta untuk menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Ini mencakup tidak hanya kebersihan, tetapi juga perilaku yang ramah dan saling menghormati.
Pentingnya Kebersamaan dan Tanggung Jawab Sosial
Imbauan Kapolda Sulteng tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Di tengah situasi duka yang dialami beberapa daerah di Indonesia, masyarakat diharapkan untuk lebih peduli dan saling mendukung.
Dengan mematuhi imbauan tersebut, masyarakat Sulawesi Tengah dapat memberikan contoh yang baik dalam menjaga keamanan dan kedamaian. Pemimpin setempat juga berharap bahwa kebersamaan ini dapat menjadi fondasi untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar