
Penekanan pada Pelayanan Pelabuhan Penumpang
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyoroti fokus PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), yang dinilai masih lebih mengutamakan layanan angkutan barang dan peti kemas dibandingkan pelabuhan penumpang. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Kementerian Perhubungan, yang ingin memastikan bahwa pelayanan publik tidak terabaikan.
Menhub Dudy mengatakan bahwa ia telah mengingatkan Pelindo agar tidak hanya berorientasi pada pelabuhan-pelabuhan kargo. Ia menyebutkan bahwa di wilayah Priok, misalnya, layanan angkutan barang mendominasi, sementara layanan penumpang hanya sebatas terminal.
"Kami sudah ingatkan Pelindo, tidak usah jauh ke Timur, di Priok saja itu kan di dominasi angkutan barang, angkutan penumpang itu hanya terminal saja," ujar Menhub Dudy dalam Media Gathering di Jakarta, dikutip Kamis (1/1/2026).
Membentuk Unit Khusus untuk Layanan Penumpang
Menhub Dudy menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan akan meminta Pelindo membentuk satu badan atau unit khusus yang menangani pelabuhan angkutan penumpang. Tujuannya adalah agar pelayanan publik tidak kalah prioritas dibandingkan kargo.
"Saya juga akan sampaikan kalau bisa di split. Kalau Angkasa Pura kan punya ada perusahaannya mereka yang khusus melayani mengenai services," ucap Menhub Dudy.
"Sebenarnya Pelindo punya ada perusahaan-perusahaan yang lain tapi saya akan minta nanti untuk pelabuhan untuk pelabuhan yang mengakut angkutan penumpang itu akan ditangani secara khusus oleh satu badan mereka yang memang fokus melayani penumpang," tegas dia.
Tanggung Jawab Sosial dalam Pengelolaan Pelabuhan
Selain itu, Menhub Dudy juga mengingatkan Pelindo agar tidak hanya mengelola pelabuhan gemuk atau menguntungkan secara ekonomi. Menurut dia, Pelindo harus mengambil peran dalam mengelola pelabuhan bahkan di wilayah yang secara bisnis kurang menarik.
"Jangan cuma ambil wilayah-wilayah yang gemuk saja, jadi mereka juga harus bisa mengurusi wilayah-wilayah yang mungkin secara ekonomis tidak terlalu bagus tapi dalam pelayanan itu barangkali ada bagian dari CSR," ujar dia.
Meski begitu, Menhub Dudy mengaku bahwa tidak semua pelabuhan di Indonesia saat ini dikelola oleh Pelindo. Namun, dia meminta Pelindo lebih aktif mengambil peran dalam pengelolaan pelabuhan yang membutuhkan perhatian terutama di wilayah Timur Indonesia.
Tantangan dan Harapan untuk Pelindo
"Saya ingin meminta lagi kepada Pelindo agar pelabuhan yang memang membutuhkan perhatian itu mereka kelola sebagian-bagian daripada social responsibility mereka," kata Menhub Dudy.
"Jadi kita mungkin tidak spesifik, tapi kita akan meminta ini adalah social responsibility kalian terhadap pelayanan, kita akan meminta supaya buat badan khusus mereka supaya untuk pelayanan penumpang umum," imbuhnya menegaskan.
Dengan langkah-langkah ini, Kementerian Perhubungan berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan penumpang, serta memastikan bahwa Pelindo menjalankan tanggung jawab sosialnya dengan lebih baik. Hal ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki akses layanan pelabuhan yang memadai.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar