
Penetapan Tersangka terhadap Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia
Michael Wishnu Wardana Siagian, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kebakaran gedung perusahaan yang menewaskan 22 karyawan. Penetapan ini dilakukan setelah ia mangkir dari panggilan polisi dan akhirnya ditangkap pada 10 Desember 2025.
Kejadian tragis tersebut terjadi di Gedung Terra Drone Indonesia, yang berada di Jalan Letnan Jendral Suprapto, Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025). Kebakaran tersebut mengakibatkan 22 karyawan meninggal dunia. Penetapan tersangka terhadap Michael Siagian dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra. Ia menyatakan bahwa bos Terra Drone Indonesia tersebut ditangkap pada Rabu (10/12/2025) malam.
Michael Siagian dijerat dengan tiga pasal berlapis, yaitu Pasal 187 KUHP tentang menimbulkan bahaya umum, Pasal 188 KUHP tentang kebakaran, dan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian membuat orang meninggal dunia.
Profil Michael Siagian
Berdasarkan penelusuran, Michael Siagian adalah lulusan Teknik Dirgantara ITB angkatan 2001. Setelah lulus, ia menyandang gelar Sarjana Teknik (S.T.). Ia bergabung dengan PT Terra Drone Indonesia sejak 2019 dan dipercaya sebagai Direktur Utama perusahaan tersebut.
Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang yang bergerak dalam pemanfaatan drone untuk berbagai sektor industri, mulai dari pertanian hingga pertambangan. Perusahaan ini didirikan oleh Toru Tokushige pada Februari 2016.
Michael Siagian kerap diundang ke sejumlah acara sebagai pembicara. Beberapa acara yang pernah ia ikuti antara lain:
- CSR Award 2019 di Sanur, Bali, pada 1 Agustus 2019.
- Foreng 10 dengan tema "Future Solution for Lifecycle Construction" di Telkom Landmark Tower pada 12-13 November 2019.
- Malaysia Drone Tech Festival 2020.
- Forum Engineering 2020 dengan topik "Drone and Smart Cities".
- Aerospace Innovation Summit (AIS) 2023 oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
- Webinar Drone Industry Outlook 2024.
Selain itu, nama Michael pernah tercantum sebagai pendesain Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas "Zeke01" bersama sejumlah nama lainnya.
Kronologi Kejadian
Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh baterai yang terbakar di lantai dasar. Pada sekitar pukul 12.30 WIB, baterai di lantai 1 terbakar dan sempat dipadamkan oleh karyawan. Namun, baterai tersebut menyebar karena lantai 1 merupakan salah satu tempat gudang.
Pihak kepolisian sedang mendalami penyebab kebakaran apakah ada unsur kelalaian atau tidak. Mereka juga menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kebakaran tersebut.
Identifikasi Korban
Seluruh jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah teridentifikasi pada Rabu (10/12/2025). Kabid Yandokpol Pusdokkes Polri, Kombes Pol Ahmad Fauzi, menyampaikan jumlah jenazah yang diterima RS Polri sesuai dengan laporan awal dari lokasi, yakni 22 kantong.
Berikut daftar 12 korban yang baru teridentifikasi pada tahap ketiga:
- Siti Sa’addah Ningsih, perempuan, 24 tahun
- Emilia Salim Tan, perempuan, 23 tahun
- Ervina, perempuan, 25 tahun
- Chandra Faajriati, perempuan, 19 tahun
- Tahsya Larasati, perempuan, 25 tahun
- Sendy Wijaya, laki-laki, 27 tahun
- Rayhansyah Pinago, laki-laki, 24 tahun
- Chintia Leni, perempuan, 29 tahun
- Rosdiana, perempuan, 26 tahun
- Muh Ikhsanul Mirja, laki-laki, 22 tahun
- Syaiful Fajar, laki-laki, 38 tahun
- Assyifa Mulandar, perempuan, 25 tahun
Sementara, 10 orang yang sebelumnya sudah teridentifikasi pada tahap 1 dan 2 sebagai berikut:
- Pariyem – Perempuan, 31 tahun
- Ninda Tan – Perempuan, 32 tahun
- Muhammad Ariel Budiman – Laki-laki, 24 tahun
- Mochamad Apriyana – Laki-laki, 40 tahun
- Della Yohana Simanjuntak – Perempuan, 22 tahun
- Nazaellya Tsabita Nurazisha – Perempuan, 27 tahun
- Athiniyah Isnaini Rasyidah – Perempuan, 18 tahun
- Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun
- Novia Nurwana, perempuan hamil, 28 tahun
- Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar