Michael Wishnu Wardhana, Bos Terra Drone yang Diperiksa Polisi

Michael Wishnu Wardhana, Bos Terra Drone yang Diperiksa Polisi

Profil Michael Wishnu Wardhana, Direktur Terra Drone Indonesia

Michael Wishnu Wardhana adalah seorang pemimpin muda yang memiliki latar belakang pendidikan teknik dirgantara dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2001. Ia kini menjabat sebagai Direktur dan Pemimpin Terra Drone Indonesia, sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan teknologi drone. Michael dikenal sebagai sosok yang berprestasi di bidang teknologi dan inovasi, serta memiliki kemampuan teknis yang kuat dalam pengembangan drone.

Sebagai seorang pemimpin, Michael sering kali menjadi pembicara dalam berbagai seminar nasional maupun internasional. Ia membagikan wawasan tentang inovasi drone dan pemanfaatan teknologi modern. Keterlibatannya dalam proyek desain dan pengembangan drone membuktikan dedikasinya untuk mengembangkan teknologi dalam negeri sekaligus menempatkan namanya di panggung internasional.

Salah satu proyek yang ia ikuti adalah "Zeke01", sebuah proyek Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas. Proyek ini melibatkan sejumlah pakar ternama seperti Yazdi Ibrahim Jenie, Zeke Denver Wouters De Cilva, dan lainnya. Keterlibatan Michael dalam proyek tersebut menunjukkan komitmen untuk memajukan teknologi drone dalam negeri sekaligus menegaskan reputasinya di tingkat internasional.

Michael juga aktif dalam berbagai acara dan seminar. Contohnya, ia pernah menjadi pembicara dalam kegiatan CSR Award 2019 di Sanur, Bali, pada 1 Agustus 2019. Selain itu, ia tampil sebagai pembicara dalam acara Foreng 10 dengan tema "Future Solution for Lifecycle Construction" yang digelar di Telkom Landmark Tower pada 12–13 November 2019. Tidak hanya itu, ia juga menjadi pembicara pada Malaysia Drone Tech Festival 2020 dan Forum Engineering 2020 dengan topik "Drone and Smart Cities".

Pada ajang Aeroscape Innovation Summit (AIS) 2023 yang diselenggarakan oleh ITB, Michael tampil sebagai salah satu dari 13 pakar yang diundang untuk berbagi insight di bidang drone dan inovasi teknologi. Kehadirannya dalam berbagai seminar internasional membuktikan bahwa Michael bukan hanya ahli manajemen, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang teknologi drone modern.

Pada Januari 2024, ia kembali menjadi narasumber dalam Webinar Drone Industry Outlook 2024, memberikan analisis terkait tren industri drone global dan peluang pengembangan teknologi masa depan. Nama Michael juga tercatat dalam dokumen resmi dgip.go.id sebagai salah satu pendesain Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas "Zeke01", proyek inovatif yang melibatkan teknologi drone mini.

Peristiwa Kebakaran di Kantor Terra Drone Indonesia

Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, terjadi kebakaran hebat di Gedung Kantor Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran ini menewaskan 22 orang. Setelah kejadian tersebut, Michael Wishnu Wardhana beserta tujuh orang lainnya diperiksa oleh polisi terkait insiden tersebut.

Menurut data hingga Rabu, 10 Desember 2025, jumlah saksi yang sudah diperiksa mencapai delapan orang. Saksi yang diperiksa terdiri dari pemilik gedung, manajemen perusahaan, dan warga sekitar lokasi. Namun, hingga kini, pemilik perusahaan belum diperiksa. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap posisi dan alamat pemilik PT Terra Drone.

Kepolisian menyatakan bahwa PT Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang. Namun, pemimpin perusahaan di kantor Kemayoran bukan merupakan WNA Jepang. Informasi resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta menyebut, kebakaran di Gedung Terra Drone mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 14.10 WIB.

Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi jumlah total korban meninggal sebanyak 22 orang, terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Dari keseluruhan korban, ada satu orang ibu hamil dengan usia kandungan tujuh bulan. Rata-rata korban meninggal ditemukan di lantai 3, 4, dan 5. Sebab, karyawan yang berada di lantai 6 bisa langsung ke rooftop.

Berikut daftar nama-nama korban meninggal dunia:

  1. Ninda
  2. Pariyem
  3. Novia (hamil)
  4. Nisa
  5. Nazelia
  6. Risda
  7. Asy-Syifa
  8. Della
  9. Siti
  10. Emelia
  11. Vina
  12. Chandra
  13. Tasya
  14. Chintia
  15. Rosdiana
  16. Apriana
  17. Ariel
  18. Yoga
  19. Sendi
  20. Raihan
  21. Ihsanul Mirza
  22. Belum Terindentifikasi

Seluruh korban meninggal dibawa ke RS Polri Kramatjati. Selain itu, ada dua orang petugas damkar mengalami luka ringan saat penanganan kejadian. Lalu Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Adriansyah mengalami luka berat di tangan ketika meninjau lokasi kebakaran.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan