Misteri Tahun Baru di Bundaran HI: Drone, Hujan, dan Kembang Api

Bundaran Hotel Indonesia Tetap Ramai Meski Tanpa Kembang Api

Bundaran Hotel Indonesia (HI) kembali menjadi pusat perhatian masyarakat Jakarta pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Meskipun tidak ada pesta kembang api seperti biasanya, kawasan ini tetap ramai dengan berbagai aktivitas yang menarik pengunjung. Mulai dari konser musik hingga pertunjukan drone, semua memberikan pengalaman unik bagi warga yang ingin merayakan tahun baru di ruang publik.

Sejak sore hari tanggal 31 Desember 2025, arus pengunjung terus mengalir ke Bundaran HI. Lampu panggung, suara musik, dan kerumunan manusia menciptakan suasana khas malam pergantian tahun. Banyak orang datang bersama keluarga, pasangan, atau teman untuk merasakan momen spesial ini.

Tidak Ada Kembang Api, Tapi Tetap Seru

Beberapa pengunjung memilih hadir meskipun tidak ada kembang api. Ulfah, warga Jakarta Timur, membawa keluarganya ke Bundaran HI karena ingin anak-anak merasakan suasana tahun baru. Ia memahami alasan peniadaan kembang api yang dikaitkan dengan empati terhadap korban bencana di Sumatera.

Fahmi, warga Cipete, juga hadir untuk menyaksikan pertunjukan drone. Ia mengatakan bahwa meskipun tidak ada kembang api, atraksi drone memberikan pengalaman baru dan lebih modern.

Atraksi Drone Menjadi Daya Tarik Utama

Pertunjukan drone menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh pengunjung. Ribuan orang berkumpul di bawah langit Jakarta untuk menyaksikan tampilan visual yang jarang terlihat dalam perayaan tahun baru sebelumnya. Rendi, warga Kebon Jeruk, mengaku datang karena penasaran dengan konsep tersebut. Ia mengatakan bahwa selain drone, panggung musik juga memberikan keseruan.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, atraksi drone dinilai lebih nyaman. Maya, warga Depok, mengatakan bahwa anak-anak belum pernah melihat pertunjukan drone secara langsung. Mereka sangat antusias dan bertanya tentang cara kerja drone.

Fajar, warga Bekasi, menilai bahwa konsep ini bisa menjadi tren ke depan. Ia mengatakan bahwa drone show lebih kreatif dan sering digunakan di kota-kota besar luar negeri.

Antusiasme dari Luar Jakarta

Antusiasme juga datang dari pengunjung luar Jakarta. Abdul Wahid, yang sedang berlibur dari Maluku, memilih Bundaran HI sebagai lokasi merayakan tahun baru bersama keluarga. Ia mengatakan bahwa meskipun tidak ada kembang api, suasana tetap seru dan penuh momen.

Muhammad Fadil, pengunjung asal Banten, datang bersama kekasihnya, Tari. Ia mengaku sudah sering menghabiskan malam tahun baru di Bundaran HI. Tari tertarik datang karena ingin menyaksikan konser musisi favoritnya, D'masiv.

Hujan Tidak Mengurangi Semangat

Hujan ringan yang mengguyur Bundaran HI tidak menyurutkan antusiasme warga. Ribuan orang tetap bertahan di sekitar panggung utama dengan menggunakan payung dan jas hujan. Jessi, warga Bekasi, mengatakan bahwa ia tahu akan hujan, tetapi tetap ingin merayakan tahun baru bersama banyak orang.

Ardi, warga Jakarta Selatan, mengatakan bahwa hujan bukan masalah besar. Yang penting acara berjalan lancar dan momen tahun baru bisa dirasakan. Di tengah hujan dan keramaian, sebagian warga tampak menikmati suasana sambil berbagi payung dan bernyanyi mengikuti alunan musik.

Malik, pengunjung asal Tangerang, menyebut malam itu tetap berkesan. Meskipun capek dan basah, ia merasa senang bisa ikut merayakan tahun baru bersama banyak orang.

Keamanan Tetap Terjaga

Sampai menjelang pergantian tahun, kawasan Bundaran HI masih dipadati warga. Aparat kepolisian dan petugas gabungan terus bersiaga mengatur arus massa dan menjaga keamanan. Meskipun cuaca kurang bersahabat, perayaan tahun baru tetap berlangsung dengan penuh semangat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan