Mitsubishi Destinator Mulai Dijual di Vietnam
Sejak diluncurkan pada Juli lalu, mobil baru dari Mitsubishi, Destinator, mendapatkan sambutan yang sangat positif di pasar dalam negeri. Tidak hanya itu, ternyata model ini juga menarik perhatian masyarakat di Vietnam. Destinator resmi tersedia untuk dibeli di negara tersebut sejak 1 Desember 2025 lalu.
Direktur Umum Mitsubishi Motors Vietnam menyampaikan bahwa model-model seperti Xpander dan Xforce telah mendapatkan apresiasi yang baik dari pelanggan. Dengan hadirnya Destinator, yang menggabungkan kekuatan SUV dengan kenyamanan MPV, pihaknya berharap model ini akan menjadi teman terpercaya bagi keluarga di Vietnam. Mobil ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan pengalaman petualangan yang menyenangkan selama perjalanan.

Sebelum meluncur di Vietnam, Destinator telah lebih dulu dipasarkan di Filipina sejak 20 November. Kedua negara ini memiliki kesamaan, yaitu menggunakan mobil dengan posisi kemudi di sebelah kiri. Hal ini membuktikan bahwa produksi Destinator di Cikarang, Jawa Barat, sudah siap dengan varian stir kiri, selain varian stir kanan yang juga tersedia.
Mitsubishi berencana memperkenalkan Destinator di berbagai negara lainnya. Rencananya, mobil ini akan hadir di negara-negara ASEAN lainnya, Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika. Estimasi jumlah negara yang akan menerima Destinator adalah sekitar 70 negara.

Salah satu keunggulan utama dari Mitsubishi Destinator adalah penggunaan mesin turbo yang ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Mesin yang digunakan memiliki kode 4B40, yang mampu memberikan tenaga besar untuk SUV 7 seater ini.
Mesin 4 silinder inline dengan kapasitas 1500cc ini mampu menghasilkan daya sebesar 163PS dan torsi 250 Nm. Dengan spesifikasi performa yang demikian, Destinator menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan mengasyikkan.
Keunggulan mesin turbo Destinator salah satunya berasal dari intercooler yang digunakannya. Tiga Berlian, mitra penjualan Mitsubishi, memberikan sistem pendingin udara yang disuplai ke mesin dengan teknologi water-to-air. Teknologi ini membantu menjaga suhu udara tetap stabil, sehingga mesin tetap bekerja optimal dalam kondisi apa pun.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar