
Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta di Perlintasan Pademangan Jakarta Utara
Peristiwa mobil tertabrak kereta commuter line (KRL) kembali terjadi di pintu perlintasan. Kali ini, sebuah mobil minibus tertabrak oleh KRL di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, pada Rabu (10/12/2025). Mobil tersebut berisi lima penumpang dan kecelakaan terjadi setelah pengemudi nekat melawan arus lalu lintas serta tidak mengindahkan peringatan dari warga sekitar.
Menurut kronologi kejadian, kecelakaan terjadi pada pukul 18.16 WIB. Mobil bernomor polisi B 2129 UFG yang sedang melintasi rel kereta dari arah Pademangan menuju Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara, tiba-tiba melawan arus dan berada di jalur sebaliknya. Pengemudi mobil, John, mengungkapkan bahwa dirinya memang tidak menghiraukan peringatan warga sekitar.
Setelah plang di pintu perlintasan di jalur yang benar tertutup, John tidak mengetahui akan ada kereta yang melintas karena tidak adanya plang perlintasan di jalur yang ia langgar. Ia menjelaskan bahwa saat itu, ia sedang mengantarkan penumpang di depan apartemen dan karena antrean panjang, ia memilih untuk melewati jalur tersebut.
"Begitu saya tengok sebelah kiri langsung kereta, engga sempat saya gigi mundur," kata John. Saat kejadian, KRL yang melintas adalah KRL dari Stasiun Kampung Bandan menuju Stasiun Ancol. John hendak pulang ke Karang Bolong bersama tiga orang anak dan satu orang wanita yang menjadi pengasuh ketiganya.
Total ada lima orang yang selamat dalam kecelakaan ini. Meski selamat, tiga penumpang yang masih anak-anak masih dalam keadaan syok. "Alhamdulillah selamat semuanya tapi anak-anak sama saya kena serpihan kaca, ada yang kena muka tapi enggak apa-apa. Anak-anak bos saya sama baby sitter itu enggak apa-apa," ujar John.
Adapun kasus kecelakaan ini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Jakarta Utara. Kasus tertabrak KRL ini sudah marak terjadi karena kecerobohan baik pengendara maupun masyarakat pejalan kaki yang hendak melintasi rel kereta.
Kecelakaan Serupa Terjadi di Bogor
Beberapa hari sebelum kejadian di Jakarta, kecelakaan serupa juga terjadi di Bogor. Pada Minggu (7/12/2025), seorang pria berusia 51 tahun tewas tertabrak KRL di rel Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban berinisial TRS (51) merupakan warga asal Cimanggis Depok, Jawa Barat.
Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman mengungkapkan bahwa kejadian pria tertabrak KRL di Bogor itu terjadi sekira pukul 12.20 WIB. TRS tewas tertabrak KRL yang sedang melintas menuju arah Jakarta. "Dia (korban) saat itu mau menyeberangi rel. Namun, saat menyeberangi rel datang kereta dari arah Jakarta kemudian tertabrak dan tewas," kata Kompol Wagiman.
Beberapa saat sebelum kejadian, pria tersebut sempat diteriaki oleh warga saat adanya kereta. Namun, sambung Kompol Wagiman, TRS tidak mendengarnya dan tetap menyeberangi rel. "Sempat diteriaki warga kalau ada kereta dan sempat juga di klakson oleh masinis," ujarnya. TRS langsung tewas tertabrak KRL dengan kondisi yang sangat mengenaskan.
Dari video yang diterima, terlihat beberapa bagian tubuh dari TRS terlihat terpisah pasca tertabrak KRL. Beberapa orang warga melihat langsung ke lokasi kejadian ini. Daging-daging potongan tubuh TRS ditutup menggunakan daun pisang.
Pelajaran Berharga untuk Masyarakat
Dari berbagai peristiwa atau kasus ini menjadi pelajaran dan peringatan untuk masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi rel kereta. Kejadian seperti ini dapat dicegah jika semua pihak sadar akan bahaya yang tersembunyi di balik pintu perlintasan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar