
Kecelakaan Mobil Dapur Makan Bergizi Gratis di Sekolah Dasar
Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil milik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Kecelakaan ini menimpa sejumlah siswa dan guru yang sedang berada di sekolah tersebut.
Mobil yang digunakan untuk mengantar makan gratis dari dapur umum satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) setempat ke berbagai sekolah di wilayah tersebut, tiba-tiba menabrak pagar sekolah dan menghancurkan beberapa bagian bangunan. Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini terjadi pada pukul 06.39 WIB.
Penjelasan Gubernur Jakarta
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa mobil MBG tersebut biasanya datang ke SDN Kalibaru 01 setiap hari untuk mengantarkan makanan. Namun, pada saat kejadian, sopir yang biasa mengemudikan kendaraan tersebut sedang diganti dengan pengemudi lain. "Karena sopirnya berganti dan pintu sekolah sedang tertutup, kendaraan masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, sehingga menabrak murid dan guru yang berada di sana," ujar Pramono dalam keterangan tertulis.
Ia juga menyatakan bahwa saat ini ada 21 orang yang menjadi korban insiden tersebut. Pemerintah Provinsi Jakarta akan menanggung biaya pengobatan bagi para korban.
Konfirmasi dari Badan Gizi Nasional
Badan Gizi Nasional (BGN), pelaksana program MBG, memastikan bahwa tidak ada korban meninggal dalam kecelakaan tersebut. Pernyataan ini menepis kabar yang sempat beredar bahwa dua murid tewas akibat kejadian tersebut.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa kecelakaan hanya melukai 18 orang, terdiri dari 17 murid dan satu guru. Mobil yang dikemudikan oleh AI, 34 tahun, warga Kalibaru, tiba-tiba menerobos pagar dan melaju ke arah lapangan tempat para siswa mengikuti kegiatan literasi pagi sebelum masuk kelas.
Proses Hukum dan Investigasi
Polisi telah membawa sopir mobil MBG tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini merupakan armada MBG milik SPPG RW 03 Kalibaru dengan nomor polisi B 2093 UIU.
Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Tindakan yang Diambil
Setelah kejadian tersebut, pihak sekolah dan pemerintah setempat segera melakukan langkah-langkah darurat. Para korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan dukungan psikologis kepada para siswa dan guru yang terkena dampak kecelakaan.
Selain itu, pihak SPPG RW 03 Kalibaru telah menghentikan sementara operasi mobil MBG hingga proses investigasi selesai. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian yang tidak diinginkan tersebut.
Kesimpulan
Insiden kecelakaan mobil MBG di SDN Kalibaru 01 menjadi peringatan penting tentang pentingnya keselamatan lalu lintas, terutama di lingkungan sekolah. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan dalam operasional mobil yang digunakan untuk layanan masyarakat seperti MBG.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar