
Penghentian penjualan sebuah produk sering kali dilakukan oleh pabrikan otomotif. Alasan yang mendasarinya bisa beragam, mulai dari permintaan yang tidak memadai hingga digantikan dengan versi terbaru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. Di pasar otomotif nasional, beberapa model mobil akan semakin langka di jalan raya, terutama setelah tidak lagi tersedia untuk dijual pada tahun 2026.
Mazda MX-30

Mobil listrik Mazda MX-30 resmi ditarik dari peredaran. Tidak hanya di Indonesia, model ini juga tidak lagi dipasarkan secara global. Padahal, MX-30 adalah kendaraan listrik pertama Mazda yang dijual dalam skala besar.
Dalam hal spesifikasi, Mazda MX-30 mengusung baterai Lithium-ion dengan kapasitas 35,5 kWh. Dengan satu kali pengisian, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer. Tenaga listrik dari baterai disalurkan ke motor listrik yang memiliki daya sebesar 141 dk dan torsi 271 Nm. Meski demikian, model ini akhirnya harus berhenti karena berbagai alasan yang berkaitan dengan permintaan pasar dan strategi perusahaan.
Suzuki Baleno

Nama legendaris Suzuki Baleno juga berakhir setelah bertahan di pasar Indonesia sejak awal tahun 2000-an. Pada akhirnya, Baleno Hatchback menjadi model terakhir yang tersedia sebelum digantikan oleh Suzuki Fronx, yang lebih sesuai dengan tren saat ini, yaitu minat terhadap SUV.
Suzuki Baleno dibekali dengan mesin 1.500 cc 4-silinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 108 dk dan torsi 138 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis CVT. Meskipun memiliki performa yang cukup baik, model ini akhirnya tidak lagi diproduksi karena pergeseran preferensi konsumen terhadap kendaraan jenis SUV.
Chery Tiggo 5X

Era kendaraan elektrifikasi dari Chery berkembang pesat. Oleh karena itu, Chery Tiggo 5X akhirnya terpaksa ditarik dari lini produknya. Meskipun sebelumnya Tiggo 5X sempat memberikan gebrakan di segmen compact SUV, bersaing dengan Toyota Raize dan Honda WR-V.
Dalam hal mesin, Tiggo 5X mengandalkan unit 1.500 cc 4-silinder yang mampu menghasilkan daya sebesar 112 dk dan torsi maksimum 141 Nm. Tenaga tersebut dikombinasikan dengan transmisi otomatis CVT. Meskipun memiliki spesifikasi yang kompetitif, model ini akhirnya tidak lagi diproduksi karena pergeseran strategi perusahaan menuju kendaraan listrik yang lebih modern.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar