
Kebakaran Mobil di Mamuju, Wuling Milik Pegawai BPN Ludes Terbakar
Pada Jumat (2/1/2026) sore, sebuah mobil Wuling yang dimiliki oleh seorang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) terbakar habis di kompleks BTN Puri Mutiara 2, Korongana, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.02 WITA dan menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar.
Proses Pemadaman dan Kendala yang Dihadapi
Menurut informasi dari Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Mamuju, Randi Noertadi, petugas menerima laporan dari warga bernama Rahmat pada pukul 17.02 WITA. Petugas langsung berangkat pada pukul 17.06 WITA dan tiba di lokasi kejadian dalam waktu sembilan menit.
Meski jarak antara markas Damkar dengan lokasi kejadian hanya sekitar 2 kilometer, petugas menghadapi kendala saat menuju titik api. Akses jalan yang sempit di area perumahan membuat armada besar kesulitan untuk bermanuver dengan cepat.
"Kendala utama kami di lapangan adalah akses jalan yang sempit. Namun, berkat kesigapan anggota di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.21 WITA," ujar Randi saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026).
Kerugian dan Korban
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena mobil yang terbakar habis. Pemilik kendaraan adalah Yusmanto, seorang pegawai pertanahan yang sehari-hari bekerja di wilayah tersebut.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa api membesar dengan cepat dan menghanguskan seluruh bagian kendaraan sebelum akhirnya dapat dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Fakta-Fakta Penting Terkait Kebakaran
- Waktu kejadian: Sekitar pukul 17.02 WITA
- Lokasi kejadian: Kompleks BTN Puri Mutiara 2, Korongana, Mamuju
- Jenis kendaraan: Mobil Wuling
- Pemilik kendaraan: Yusmanto, pegawai BPN
- Waktu pemadaman: Pukul 17.21 WITA
- Jarak dari markas Damkar: Sekitar 2 kilometer
- Kendala utama: Akses jalan sempit di area perumahan
Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan
Sampai saat ini, penyebab pasti dari kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tim pemadam kebakaran dan pihak berwenang sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, atau faktor lainnya.
Reaksi Masyarakat dan Pengawasan Keamanan
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama karena lokasi kejadian berada di area perumahan yang padat penduduk. Beberapa warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keamanan dan kesiapan petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat.
Pihak pengelola perumahan juga telah mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti meningkatkan pengawasan dan memastikan jalur evakuasi tetap bersih dan mudah diakses.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar