
Penyelidikan Terkait Mobil Lexus yang Menyerobot Antrean di Tol Cilandak
Kasat PJR Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono, mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam proses memastikan apakah mobil Lexus dengan pelat dinas RI 25 yang menyerobot antrean di pintu Tol Cilandak benar-benar digunakan oleh pejabat negara.
"Kami masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait untuk memastikan apakah kendaraan tersebut benar-benar dimiliki atau dikuasai oleh instansi tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi.
Dhanar juga memberi imbauan kepada setiap pengemudi roda empat atau lebih agar tidak melakukan penyerobotan antrean di pintu tol. Hal ini dilakukan karena jalur yang tersedia hanya mampu menampung satu kendaraan dalam satu waktu.
“Setiap kendaraan seharusnya mengikuti antrean secara teratur dan tidak menyerobot kendaraan lain. Kondisi jalan yang sempit saat melintasi gardu tol membuat perilaku seperti ini tidak tertib,” katanya.
Menurut Dhanar, tindak lanjut atas pelanggaran di jalan tol saat ini difokuskan pada kecelakaan dan indikasi tindak pidana. Selain dua jenis pelanggaran tersebut, penindakan hanya dilakukan melalui imbauan atau teguran.
“Saat ini penindakan pelanggaran lalu lintas di jalan tol dibatasi pada pelanggaran yang memiliki potensi kecelakaan maupun terindikasi tindak pidana. Selain itu, kami hanya memberikan himbauan,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah mobil Lexus berpelat dinas RI 25 terlihat menyerobot antrean di pintu Tol Cilandak. Video kejadian ini diunggah oleh akun Instagram @62dailydose pada Selasa (30/12/2025).
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa mobil tersebut diduga milik Menteri Kebudayaan. Video menunjukkan mobil putih itu berada di posisi menyerong di depan mobil perekam yang sedang mengantre di pintu gerbang tol.
“Macet pak, RI 25 tuh apa sih?” kata perekam dari video tersebut.
Kompol Dhanar membenarkan bahwa nomor tanda kendaraan RI 25 memang khusus digunakan oleh pejabat tinggi negara. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait terkait kepemilikan mobil tersebut.
“TNKB dengan kode registrasi RI digunakan secara khusus untuk Pejabat Tinggi Negara. Kami masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa gerbang tol tersebut memang tidak menyediakan tempat pembayaran. Oleh karena itu, pengemudi harus mengikuti antrean dengan baik.
Upaya Konfirmasi Kepemilikan Mobil
Pihak berwenang berusaha mengonfirmasi kepemilikan mobil ini kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Humas Kementerian Kebudayaan Septian Tito. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi yang diberikan oleh kedua pihak terkait peristiwa ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar