
Kebakaran Mobil Minibus di Tulungagung, Dua Penumpang Selamat
TULUNGAGUNG – Sebuah mobil minibus yang berisi dua orang mengalami kebakaran saat melaju di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu siang (3/1/2026). Kejadian ini terjadi di Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol. Beruntung, kedua penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan mobil tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, saat berada di lokasi kejadian.
Awalnya, mobil tersebut sedang melaju di wilayah tersebut. Tiba-tiba, asap muncul dari ruang mesin bagian depan. Dua penumpang dalam kendaraan, yaitu seorang kakek bernama Saw dan cucu perempuan berusia sekitar 6 tahun, langsung melakukan penyelamatan diri.
Dalam hitungan menit, api mulai membesar dan membakar seluruh bodi kendaraan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Mobil tersebut dikendarai oleh Bapak Saw, warga Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Saat melaju, tiba-tiba muncul asap dari ruang mesin, kemudian api cepat membesar dan membakar seluruh bodi kendaraan,” jelas Iwan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan proses pemadaman untuk mencegah api merambat ke area sekitar. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga api benar-benar padam.
“Yang terpenting, kami pastikan dua orang di dalam kendaraan tersebut selamat tanpa luka. Kerugian terjadi pada unit kendaraan yang hangus terbakar,” tambah Iwan.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan membuat laju lalu lintas tersendat. Iwan juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan, guna mencegah kebakaran saat berkendara.
Faktor Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Hal ini sangat umum terjadi pada kendaraan yang tidak rutin dilakukan perawatan atau memiliki komponen kelistrikan yang rusak.
Korsleting bisa terjadi karena kabel yang sudah usang, hubungan kabel yang tidak stabil, atau bahkan kesalahan pemasangan komponen elektronik. Jika tidak segera diperbaiki, risiko kebakaran akan semakin tinggi.
Langkah Pencegahan
Untuk mencegah kejadian serupa, penting bagi para pengendara untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraannya. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Memeriksa kondisi kabel dan komponen kelistrikan secara berkala.
- Mengganti komponen yang sudah rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
- Membawa kendaraan ke bengkel resmi untuk pemeriksaan rutin.
- Menjaga kebersihan ruang mesin untuk mencegah penumpukan debu atau kotoran yang bisa menjadi sumber api.
Kesimpulan
Kebakaran mobil minibus di Tulungagung menjadi peringatan bagi semua pengendara untuk lebih waspada terhadap kondisi kendaraannya. Meskipun kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi cukup besar. Dengan kesadaran dan perawatan yang baik, risiko kebakaran dapat diminimalisir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar