Mobil TNI AD Terbakar di Pintu Tol Helvetia

Mobil TNI AD Terbakar di Pintu Tol Helvetia

Kebakaran Mobil di Jalan Kangkung, Warga Panik

Sebuah mobil Ford Fiesta dengan nomor polisi B 1014 SZB mengalami kebakaran di Jalan Kangkung, pintu keluar Tol Helvetia, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (26/12/2025) sore. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian dan menjadi perhatian warga sekitar.

Dari video maupun foto yang beredar, terlihat api membakar bagian depan hingga belakang mobil. Petugas pemadam kebakaran langsung tiba di lokasi untuk memadamkan api yang mulai membesar. Kebakaran terjadi saat mobil sedang berada di jalan raya, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas sementara.

Menurut informasi yang diberikan oleh Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita, kejadian tersebut terjadi pada pukul 17:30 WIB. Mobil yang dikemudikan oleh prajurit TNI Angkatan Darat (AD) bernama Tomi, warga Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, baru saja keluar dari tol Helvetia. Setelah keluar, pengemudi ingin menuju ke Jalan Kapten Sumarsono dan menghentikan kendaraannya.

Saat itu, pengemudi membuka kap mobil dan tidak lama kemudian, kap mobil mengeluarkan asap yang membumbung tinggi. Karena panik, pengemudi langsung melompat ke seberang jalan dan meninggalkan mobilnya. Dalam waktu beberapa menit, mobil tersebut mulai terbakar.

Respons Petugas Pemadam Kebakaran

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberi tahu petugas jalan tol. Petugas pemadam kebakaran pun segera datang ke lokasi kejadian. Menurut Kasi Damkar Kota Medan Rusli Simbolon, pihaknya menerima laporan dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Petugas menggunakan mobil pemadam kebakaran yang memiliki kapasitas air sebesar 2.000 liter. Proses pemadaman dilakukan selama sekitar lima menit. Meski berhasil memadamkan api, mobil tersebut dalam kondisi hangus. Bagian depan hingga belakang serta isi dalam mobil mengalami kerusakan parah.

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp 30 juta. Kerugian ini diduga berasal dari kerusakan total pada mobil yang terbakar.

Penyebab Kebakaran Masih Dicari

Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran mobil masih dalam penyelidikan. Dari keterangan saksi mata, tidak ada indikasi kecelakaan lalu lintas sebelum kejadian. Kemungkinan besar, kebakaran terjadi akibat faktor teknis atau korsleting listrik di dalam mobil.

Pengemudi, Tomi, tidak mengalami cedera serius. Ia hanya mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Saat ini, mobil yang terbakar telah dibawa ke tempat penyimpanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kesimpulan

Kebakaran mobil di Jalan Kangkung menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk lebih waspada terhadap kondisi kendaraan mereka. Perawatan rutin dan pemeriksaan keselamatan kendaraan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu, kecepatan respons petugas pemadam kebakaran juga menjadi faktor penting dalam mengurangi kerugian akibat kebakaran.

Peristiwa ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran diri dalam menghadapi situasi darurat. Tindakan cepat dan tenang dapat meminimalisir risiko yang lebih besar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan