
Tren Modifikasi Face Swap di Dunia Jepang
Modifikasi dengan konsep face swap kini menjadi tren tersendiri di dunia modifikasi Jepang. Model-model JDM yang sehari-hari lalu lalang di jalan diberi sentuhan baru pada bagian wajah, menghadirkan karakter yang unik sekaligus mengundang nostalgia.
Salah satu yang terbaru datang dari perusahaan lokal DAMD, yang mengaplikasikan konsep reverse restomod pada Honda Freed dan Honda Step WGN. Lewat pendekatan tersebut, DAMD menghadirkan tampilan depan kotak yang terinspirasi dari minivan Amerika era 1980-an, seperti Chevrolet Astro dan GMC Safari. Hasilnya, dua model keluarga Honda itu tampil jauh berbeda dari sosok aslinya.
Paket Isolator untuk Honda Freed
Untuk Honda Freed, DAMD menamakan paket modifikasi Isolator. Bodykit tersebut sudah resmi dipasarkan dan fokus utama ubahan berada di bagian depan. Namun, perubahan yang dihadirkan cukup signifikan hingga membuat Freed nyaris tak dikenali.
Wajah baru Freed mengusung lampu depan bergaya klasik yang kini posisinya lebih masuk ke dalam, berpadu dengan gril hitam besar berdesain kotak. Lampu tersebut tersedia dengan opsi bohlam LED. Di bagian bawah, bumper bergaya retro dengan bukaan udara sempit serta chin yang menonjol semakin menguatkan karakter lawas.
Untuk melengkapi tampilannya, DAMD juga menghadirkan penutup kap mesin datar hasil kustomisasi yang membuat bagian depan terlihat tegas dan kaku, khas minivan Amerika lawas. Menariknya, seluruh ubahan tersebut dipasang tanpa perlu mengubah struktur bodi asli. Fender depan tetap standar, sementara bekas dudukan lampu lama disamarkan menggunakan panel berwarna senada bodi. DAMD bahkan menawarkan stiker motif kayu opsional untuk menegaskan nuansa retro.
Di bagian belakang, desain kotak dan tegak khas Honda Freed tetap dipertahankan. Paket Isolator kompatibel dengan Honda Freed Air maupun Freed Crosstar yang tampil lebih berjiwa petualang berkat tambahan body cladding. Khusus varian Crosstar, DAMD juga menyediakan opsi rak atap serta ban berprofil lebih tebal. Sebagai pelengkap, pelek baja baru berdiameter 15 inci dikembangkan untuk memperkuat kesan utilitarian.
Sistem Hybrid dan Kelebihan Teknis
Dari sisi teknis, tidak ada perubahan. Honda Freed tetap mengandalkan sistem hybrid e:HEV yang memadukan mesin bensin 1.5 liter dengan dua motor listrik, tersedia dalam opsi penggerak roda depan maupun semua roda. Namun, bodykit Isolator ini tidak bisa dipasang pada Freed versi mesin bensin murni.
Paket wajah depan Isolator akan dipamerkan di Tokyo Auto Salon, meski pemesanannya sudah dibuka secara daring dan melalui diler resmi DAMD di Jepang. Harga paket bodykit tanpa cat dibanderol mulai Rp 327.800 atau sekitar Rp 35 juta, dengan sejumlah opsi tambahan seperti lampu LED, rak atap, stiker motif kayu, hingga stiker bumper hitam.
Paket Resonator untuk Honda Step WGN
Tak berhenti di Freed, DAMD juga merespons kebutuhan konsumen yang menginginkan minivan berukuran lebih besar. Basis yang dipilih adalah Honda Step WGN, yang kemudian diberi nama Resonator. Mengusung inspirasi serupa, wajah depan Stepwgn dirombak total dengan desain gril besar, empat lampu halogen bergaya klasik, lampu sein terpisah, serta bumper menonjol berlapis plastik tanpa cat. Penutup kap mesin dibuat lebih datar untuk memperkuat kesan retro.
Meski bagian depan berubah drastis, bodi lainnya tetap dibiarkan standar. Menariknya, garis bodi Stepwgn yang sederhana serta lampu belakang vertikal justru selaras dengan konsep klasik yang diusung DAMD. Untuk mempertebal nuansa lawas, tersedia opsi stiker motif kayu, stiker hitam menyerupai side molding, pelek cakram krom, hingga lampu posisi berwarna amber di atap.
Paket Resonator dirancang tanpa perlu pemotongan bodi dan tetap mempertahankan emblem Honda serta sensor ADAS bawaan. Di sektor dapur pacu, Stepwgn tetap ditawarkan dengan mesin turbo 1.5 liter atau sistem hybrid e:HEV 2.0 liter, keduanya berpenggerak roda depan. DAMD menjadwalkan paket Resonator mulai dipasarkan pada musim semi 2026.
Pameran di Tokyo Auto Salon
Sementara itu, mobil contoh akan lebih dulu dipamerkan di ajang Tokyo Auto Salon sebagai gambaran arah modifikasi minivan retro ala Jepang yang kini kian diminati. Dengan konsep face swap yang inovatif, DAMD membuktikan bahwa modifikasi tidak hanya tentang perubahan estetika, tetapi juga tentang menghidupkan kembali memori masa lalu dengan gaya modern.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar