
Luka Modric Mengapresiasi Kepemimpinan Massimiliano Allegri di AC Milan
Gelandang veteran Kroasia, Luka Modric, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kepemimpinan Massimiliano Allegri setelah enam bulan bermain untuk AC Milan. Pemain berusia 40 tahun ini bergabung dengan klub asal Italia pada Juli 2025 setelah kontraknya dengan Real Madrid berakhir tanpa biaya transfer. Meski usianya sudah tua, kontribusi Modric di lini tengah Milan tetap sangat vital.
Dari 14 pertandingan yang dijalani di Liga Italia 2025-2026, Modric selalu menjadi starter, menunjukkan bahwa pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan kepercayaan penuh kepadanya sejak menit pertama. Allegri adalah pelatih hebat, dia seorang pemenang, ujar Modric, seperti dikutip dari TuttoMercatoWeb.
Dia mengejutkan saya dengan kepribadiannya dan saya menikmati bekerja dengannya.
Peran Vital Modric di Lini Tengah Milan
Hingga memasuki bulan keenamnya di Milan, Modric telah mencatatkan 1.235 menit bermain di Serie A. Hubungan harmonis antara Modric dan Allegri dianggap sebagai faktor kunci performanya di lapangan. Modric menilai, Allegri mampu memaksimalkan potensi pemain berbakat sehingga seluruh tim bisa tampil optimal.
Sebagai gelandang berpengalaman, Modric kini menjadi pengatur serangan dan motor permainan Milan, termasuk membantu pemain muda seperti Rafael Leao menunjukkan performa terbaiknya di setiap laga.
Allegri Kembali ke San Siro dan Ambisi Scudetto
AC Milan kembali mengangkat Massimiliano Allegri sebagai pelatih di musim 2025-2026, menandai periode kedua sang allenatore di San Siro. Sebelumnya, Allegri sempat menukangi Milan antara 2010 hingga 2014, dan berhasil mempersembahkan dua gelar: scudetto pada 2010-2011 dan Piala Super Italia setahun kemudian.
Namun, Allegri dipecat pada Januari 2014 setelah Milan tercecer di luar peringkat 10 besar klasemen Serie A. Setelah lebih dari satu dekade, manajemen Milan memutuskan untuk menghadirkan kembali Allegri, yang kini memimpin skuad dengan peluang besar menjuarai Liga Italia 2025-2026.
Saat ini, AC Milan bertengger di puncak klasemen dengan 31 poin dari 14 pertandingan, menunjukkan kombinasi efektif antara pengalaman Modric dan kepemimpinan Allegri. Dengan kinerja yang konsisten dan hubungan yang baik antara pemain senior dan pelatih, Milan tampak siap untuk memperjuangkan gelar juara Serie A musim ini.
Strategi dan Kehadiran Modric di Tim
Modric tidak hanya menjadi tulang punggung lini tengah, tetapi juga menjadi mentor bagi pemain muda di dalam tim. Pengalamannya di level tertinggi membuatnya mampu memberikan arahan yang tepat dalam situasi kritis. Hal ini sangat penting bagi Milan yang sedang membangun tim baru dengan campuran pemain muda dan pemain berpengalaman.
Selain itu, kehadiran Modric juga memberikan stabilitas di lini tengah. Dengan kemampuan teknik dan penyelesaian bola yang baik, ia mampu menjaga alur permainan tim. Ini sangat berguna ketika Milan menghadapi lawan-lawan kuat di Liga Italia.
Tantangan di Musim 2025-2026
Meskipun saat ini Milan berada di puncak klasemen, tantangan tetap akan datang. Persaingan di Serie A semakin ketat dengan hadirnya tim-tim besar lainnya yang juga memiliki ambisi untuk menjuarai liga. Namun, dengan komposisi tim yang solid dan kerja sama yang baik antara Modric dan Allegri, Milan memiliki peluang besar untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen.
Selain itu, keberhasilan Milan juga akan tergantung pada kemampuan mereka untuk menjaga konsistensi dalam setiap pertandingan. Dengan pengalaman Modric dan visi Allegri, tim ini memiliki potensi untuk meraih gelar scudetto musim ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar