Momen Tahun Baru, Ukraina Serang Pusat Energi dan Perumahan Rusia

Serangan Drone Ukraina di Rusia Menjelang Tahun Baru

Pada hari Rabu (31/12/2025), menjelang tahun baru 2026, terjadi serangan pesawat tak berawak dari Ukraina yang menargetkan infrastruktur energi dan beberapa bangunan tempat tinggal di wilayah selatan Rusia. Serangan ini dilaporkan oleh para pejabat setempat dan menjadi perhatian utama di tengah situasi keamanan yang semakin memburuk.

Di wilayah Krasnodar, kota pelabuhan Tuapse menjadi salah satu lokasi yang terkena dampak serangan drone. Dalam insiden tersebut, dua orang terluka akibat benturan antara drone dengan dermaga dan kilang minyak. Para pejabat setempat melaporkan bahwa kebakaran yang terjadi di kilang minyak segera dipadamkan. Selain itu, serangan juga mengakibatkan kerusakan pada beberapa gedung apartemen dan sebuah rumah.

Di wilayah Belgorod barat daya, pihak berwenang melaporkan adanya serangan pesawat tak berawak dari Ukraina. Dalam serangan tersebut, tiga orang terluka di dekat perbatasan dengan negara tetangga, Ukraina. Gubernur wilayah Belgorod, Vyachelsav Gladkov, menyatakan bahwa hampir dua lusin rumah rusak akibat serangan udara tersebut.

Selain itu, beberapa laporan menyebutkan bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar di wilayah Rybinsk tengah terbakar akibat serangan pesawat tak berawak. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai informasi tersebut.

Di wilayah Moskow, pasukan pertahanan udara berhasil menghancurkan 21 drone yang mencoba masuk ke wilayah tersebut. Gubernur Andrei Vorobyov melaporkan bahwa satu orang terluka di desa Pagubino. Pihak berwenang juga memberlakukan pembatasan sementara terhadap penerbangan di beberapa bandara karena ancaman serangan udara.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka telah menembak jatuh 86 drone Ukraina di seluruh negeri, termasuk di atas Laut Hitam, antara Selasa malam dan Senin pagi. Hal ini menunjukkan intensitas serangan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, pihak berwenang di Ukraina melaporkan bahwa Rusia melancarkan serangan drone skala besar di kota pelabuhan Odesa semalam. Serangan tersebut merusak beberapa bangunan tempat tinggal dan menyebabkan beberapa bagian kota kehilangan listrik, air, serta pemanas. Kondisi cuaca yang dingin di bawah nol derajat Celsius semakin memperparah situasi di kota tersebut.

Serangan drone dari kedua belah pihak terus berlangsung, menunjukkan bahwa konflik yang sudah berlangsung cukup lama masih memiliki potensi untuk memicu lebih banyak kerusakan dan korban jiwa. Dengan peningkatan aktivitas militer di berbagai wilayah, masyarakat di sekitar daerah yang terkena dampak serangan mulai merasa khawatir akan keamanan dan stabilitas di masa mendatang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan