Morgan Rogers Akui Arsenal Tampil Lebih Baik

Kekalahan Berat Aston Villa dari Arsenal

Morgan Rogers, pemain Aston Villa, mengakui bahwa timnya tidak bisa membantah kekalahan 4-1 dari Arsenal dalam pertandingan di Stadion Emirates. Ia menyebutkan bahwa the Gunners tampil lebih baik dan memperlihatkan performa yang luar biasa.

Aston Villa memiliki kesempatan untuk menyamai poin Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris dengan kemenangan. Namun, mereka justru kalah dengan skor telak. Gol-gol yang dicetak oleh Gabriel Magalhaes, Martin Zubimendi, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus menjadi penentu kemenangan Arsenal. Sementara itu, gol hiburan yang dicetak oleh Ollie Watkins hanya bisa memberi sedikit kebanggaan bagi Aston Villa.

Pertandingan ini menunjukkan perbedaan yang mencolok dibandingkan saat kedua tim bertemu tiga minggu lalu. Pada pertemuan sebelumnya, gol di waktu tambahan babak kedua berhasil mengamankan kemenangan 2-1 Aston Villa atas Arsenal.

Kekalahan tersebut juga menjadi akhir dari rentetan delapan kemenangan beruntun Villa di liga. Ini adalah kali keempat tim Liga Premier melihat rentetan kemenangan delapan pertandingan atau lebih diakhiri dengan kekalahan tiga gol atau lebih.

Rogers mengatakan bahwa menghadapi pemimpin klasemen liga Inggris akan selalu sulit. Ia mendesak skuad Aston Villa untuk segera melupakan kekalahan tersebut.

"Pertandingan menjadi sulit karena mereka adalah tim yang sangat bagus, mereka berada di posisi mereka saat ini di liga karena suatu alasan. Mereka tak kenal lelah, dan mereka terus maju. Saya pikir kami bermain sangat bagus di babak pertama. Kami sangat bangga dengan cara kami bermain," ujarnya kepada Sky Sports.

Pemain asal Inggris tersebut juga mengakui bahwa Arsenal tampil solid dalam pertandingan kali ini dan membuat Aston Villa kesulitan.

"Di hari lain, mungkin kami bisa menciptakan satu peluang emas lagi untuk unggul, tetapi mereka benar-benar solid dan sangat bagus. Di babak kedua, mereka terus memberikan tekanan, dan sangat sulit untuk datang ke tempat seperti ini. Kami tahu kami harus mengandalkan keberuntungan, tetapi mereka terlalu klinis, terkadang hal itu terjadi," tambah Rogers.

Pemain berusia 23 tahun ini juga menyebutkan bahwa gol pembuka The Gunners yang merubah momentum pertandingan.

"Tidak ada perubahan signifikan pada babak kedua, tetapi begitu Anda mencetak gol pembuka, momentum pun datang. Ketika Anda unggul 1-0, Anda akan lebih percaya diri dan bermain lebih bebas itulah yang terjadi pada mereka. Ketika gol-gol mulai berdatangan dengan cepat, Anda tahu semuanya sudah berakhir. Tim yang lebih baik menang, jadi tidak ada yang bisa diperdebatkan," katanya.

Villa menghadapi 22 tembakan Arsenal yang bernilai 3,2 expected goals (xG) tetapi tampil di bawah ekspektasi xG mereka sendiri sebesar 2,7. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki peluang, Aston Villa gagal memanfaatkannya secara optimal.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan