Motor listrik tahan banjir? Ini fakta lengkapnya

JAKARTA, aiotrade
Motor listrik sering dianggap sebagai pilihan yang lebih aman saat melewati genangan air dibandingkan motor bensin. Hal ini karena motor listrik tidak memiliki mesin konvensional dan umumnya dirancang dengan standar ketahanan terhadap air dan debu. Namun, apakah motor listrik benar-benar aman digunakan untuk menerabas banjir?

Menurut Abdul, pemilik Dolland Electric Motor, bengkel spesialis motor listrik, motor listrik memang bisa digunakan untuk melewati banjir. Namun, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

"Kalau ditanya bisa atau enggak, ya bisa. Tapi ada syaratnya," ujar Abdul kepada aiotrade, Rabu (10/12/2025).

Salah satu syarat utama adalah tingkat kedalaman air dan durasi rendaman. Menurut Abdul, jika banjir terlalu dalam atau motor terendam dalam waktu lama, maka akan berisiko merusak komponen internal motor.

Abdul menjelaskan bahwa dinamo motor listrik biasanya menghasilkan panas saat digunakan. Panas tersebut menciptakan ruang hampa di dalam dinamo, yang dapat menyerap air dari luar.

"Meski hanya sedikit air yang masuk, air tersebut akan terakumulasi seiring waktu. Akhirnya, air tersebut akan menyentuh sensor dinamo," jelas Abdul.

Sensor dinamo memiliki peran penting dalam menggerakkan motor. Jika sensor terkena air, maka kinerja motor akan terganggu dan bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen.

Untuk menghindari hal tersebut, Abdul menyarankan agar pengguna motor listrik tetap waspada. Jika terpaksa melewati banjir, sebaiknya tidak langsung melanjutkan perjalanan ke area yang juga tergenang.

"Kalau setelah melewati banjir, ada jalanan lain yang tergenang lagi, lebih baik putar balik atau cari jalan alternatif," saran Abdul.

Menurutnya, jika motor kembali terendam air, maka air yang sudah masuk akan semakin menumpuk di dalam dinamo. Hal ini dapat merusak komponen elektronik dan mengurangi daya tahan motor listrik.

Beberapa produsen motor listrik juga telah membuat model dengan standar IP67, yang artinya motor tersebut tahan terhadap air dan debu. Namun, standar ini tidak sepenuhnya membuat motor listrik tahan terhadap banjir yang parah.

Kesimpulannya, meskipun motor listrik bisa digunakan untuk melewati banjir, pengguna harus tetap hati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Jika memungkinkan, hindari melewati genangan air yang dalam atau terlalu lama.

Berikut beberapa rekomendasi dari Abdul untuk pengguna motor listrik:

  • Pastikan banjir tidak terlalu dalam dan durasi rendaman tidak terlalu lama.
  • Hindari melewati genangan air yang sama secara berulang.
  • Setelah melewati banjir, lakukan pemeriksaan pada bagian dinamo dan sensor.
  • Jika memungkinkan, gunakan jalur alternatif yang lebih aman.

Dengan langkah-langkah tersebut, pengguna motor listrik dapat meminimalkan risiko kerusakan akibat banjir.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan