
Perombakan Jabatan di Lingkup Pemerintah Provinsi Sulteng
Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, memberikan pernyataan terkait perombakan jabatan di lingkup pemerintah provinsi. Sebelumnya, sebanyak 36 pejabat eselon II dilantik oleh Gubernur Anwar Hafid pada Rabu (31/12/2025).
Safri mengingatkan kepada para pejabat yang dilantik agar dapat bekerja sesuai dengan arah kebijakan yang digariskan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng. Para pejabat harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintahan Anwar–Reny dalam mewujudkan Sulteng Nambaso melalui kinerja yang nyata dan terukur di masing-masing unit kerja.
“Para pejabat yang dilantik jangan hanya sekadar menjadi pimpinan di unit kerjanya, tapi harus mampu bekerja benar dan efektif dalam mewujudkan Sulteng Nambaso,” ujar Safri kepada awak media, Kamis (1//1/2026).
Legislator asal Dapil Morowali dan Morut itu menegaskan, jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme. Olehnya itu, Safri meminta para pejabat untuk terus berinovasi dan memperbaiki pola kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.
“Jabatan adalah amanah, jadi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Terus berinovasi dan memperbaiki pola kerja, sehingga pelayanan ke masyarakat bisa maksimal,” ucapnya.
Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas
Safri juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan kebijakan. Dia menilai, keterbukaan dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
“Pejabat harus mampu bekerja secara transparan dan akuntabel, sehingga setiap kebijakan dan program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulteng,” kata Safri.
Mantan aktivis PMII itu tak lupa memuji langkah berani Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang melakukan penyegaran birokrasi di penghujung tahun 2025. Safri menyebut perombakan jajaran kabinet Anwar-Reny merupakan momentum penting dalam mengakselerasi program kerja di tahun depan.
Strategi Jitu untuk Mewujudkan Visi Sulteng Nambaso
"Perombakan kabinet di akhir tahun adalah sinyal kuat bahwa Pemerintahan Anwar-Reny tidak ingin ada stagnasi. Ini strategi jitu guna memastikan visi Sulteng Nambaso berada di jalur yang tepat," pungkasnya.
Tanggung Jawab dan Dedikasi Pejabat
Safri menekankan bahwa para pejabat baru memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan amanah yang diberikan. Ia menilai bahwa kinerja mereka akan menjadi penentu kesuksesan pemerintahan di masa depan. Dengan perombakan ini, diharapkan terjadi perubahan positif dalam pelayanan publik serta peningkatan kualitas pemerintahan.
Inovasi dan Perbaikan Pola Kerja
Selain itu, Safri juga menyarankan agar para pejabat terus berinovasi dalam menjalankan tugas mereka. Ia berharap, inovasi tersebut dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari kebijakan dan program yang dijalankan.
Kepatuhan terhadap Visi dan Misi Pemerintahan
Tidak hanya itu, Safri menekankan pentingnya ketaatan para pejabat terhadap visi dan misi pemerintahan Anwar-Reny. Ia berharap, seluruh pejabat mampu menjalankan tugasnya dengan penuh semangat dan komitmen tinggi, sehingga visi Sulteng Nambaso dapat segera terwujud.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, perombakan jabatan di lingkup pemerintah provinsi Sulteng diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan positif yang lebih besar. Dengan adanya peningkatan kualitas pemerintahan, diharapkan masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan transparan. Safri berharap, para pejabat baru mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, sehingga visi Sulteng Nambaso dapat tercapai secara nyata.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar