Munafri: Pemilihan RT RW Makassar Harus Aman, Jujur, dan Damai

Munafri: Pemilihan RT RW Makassar Harus Aman, Jujur, dan Damai

Pemilihan RT/RW di Makassar: Persiapan yang Matang dan Kolaborasi Lintas Sektor

Pemilihan Ketua RT dan RW di Kota Makassar, yang akan digelar pada 3 Desember 2024 mendatang, menjadi fokus utama pemerintah kota bersama jajaran TNI-Polri. Dalam rangka memastikan proses demokrasi tingkat bawah ini berjalan aman, damai, dan kondusif, dilakukan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti, serta Kepala Badan Kesbangpol Makassar, Fatur Rahim. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan pengamanan berjalan terpadu, termasuk antisipasi potensi kerawanan dan penguatan sinergi di lapangan.

Komitmen Penuh untuk Keamanan dan Kondusivitas

Komitmen penuh untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan pemilihan RT/RW ditegaskan dalam rapat tersebut. Pemkot Makassar bersama TNI-Polri optimistis bahwa pemilihan ini dapat menjadi momentum demokrasi yang tertib, inklusif, dan menyejukkan bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya menjaga keamanan, kejujuran, dan kondusivitas dalam pelaksanaan pemilihan. Ia berharap seluruh pihak, mulai dari lurah, camat, tokoh masyarakat hingga jajaran TNI-Polri, dapat berperan aktif menjaga proses demokrasi tingkat bawah agar berjalan tertib dan berkualitas.

"Kita menginginkan proses demokratis yang jujur, memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa RT/RW yang menang harus merangkul yang kalah, dan yang kalah harus ikut pada yang menang," ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa kerukunan warga harus tetap menjadi prioritas, sebab potensi konflik internal dapat muncul apabila proses demokrasi tidak dikelola dengan baik. "Jangan sampai ada konflik-konflik internal di wilayah masing-masing. Kita ingin semua berjalan damai," tuturnya.

Peran Strategis Ketua RT/RW

Munafri menyebut pemilihan RT/RW sebagai pesta demokrasi tingkat bawah yang harus dijaga bersama. Dia meminta seluruh pihak untuk berkomitmen menciptakan suasana kondusif selama proses berlangsung. "Ini pesta demokrasi tingkat bawah. Saya harap bisa berjalan dengan baik. Dibutuhkan bantuan dari semua pihak untuk sama-sama menjaga kondusivitas masyarakat dalam berjalannya pemilihan ini," imbuhnya.

Posisi ketua RT/RW yang terpilih memiliki peran strategis dalam menyukseskan program pemerintah. Appi menegaskan bahwa ketua RT/RW harus mampu menjadi penghubung antara pemerintah kota dan warganya. "Kami harapkan dari hasil pemilihan ini, ketua RT/RW bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam melaksanakan program. Mereka harus memastikan program ditujukan kepada masyarakat sampai tepat sasaran," tambahnya.

Pengamanan yang Memadai dan Antisipasi Kerawanan

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyampaikan bahwa situasi Kota Makassar menjelang pencoblosan masih dalam kondisi kondusif. Namun demikian, jajaran keamanan tetap melakukan pemetaan terhadap TPS yang memerlukan penempatan personel tambahan.

Dalam rapat tersebut, disampaikan pula bahwa ada beberapa TPS yang dinilai rawan atau membutuhkan pengawalan lebih ketat. Selain personel Polrestabes, pengamanan juga akan diperkuat oleh TNI dan dukungan dari Pemerintah Kota Makassar. "Ada beberapa TPS yang harus kami tempatkan anggota, termasuk personel TNI dan dari Pemkot. Ini untuk memastikan keberlangsungan pencoblosan tetap aman dan lancar," jelas Kapolrestabes.

Untuk pengamanan, Polrestabes Makassar menyiapkan sekitar 400 personel. Selain itu, akan ada tambahan kekuatan dari Polda Sulsel sebanyak satu hingga dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) guna mengamankan. Kapolrestabes juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh calon dan warga. Ia imbau semua pihak menaati aturan yang ada.

Kesiapan TNI dalam Mendukung Pengamanan

Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan menegaskan kesiapan TNI untuk bekerja sama dengan seluruh unsur keamanan, baik Polri maupun Satpol PP. "Kami akan back up tempat-tempat yang membutuhkan karena memiliki potensi ancaman. Kami berkolaborasi penuh dengan Polri dan Pemkot," ujarnya.

TNI juga menurunkan personel untuk mendukung pengamanan di titik-titik yang membutuhkan pengawasan ekstra. Untuk jumlah personel TNI, Dandim menyebutkan masih melakukan pemetaan lanjutan untuk menentukan titik-titik yang memerlukan penguatan pengamanan.

Data Calon dan Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Berdasarkan data pendaftaran dan penetapan calon RT/RW dan DPT di 15 Kecamatan:

  • Kecamatan Biringkanaya:
  • 11 Kelurahan
  • Calon RT 998 orang
  • Calon RW 252 orang
  • DPT RT 29.273.

  • Kecamatan Tamalanrea:

  • 8 Kelurahan
  • Calon RT 587 orang
  • Calon RW 138 orang.
  • DPT 23.560

  • Kecamatan Manggala:

  • 8 Kelurahan
  • Calon RT 731 orang
  • Calon RW 179 orang
  • DPT?

  • Kecamatan Panakkukang:

  • 11 Kelurahan
  • Calon RT 799 orang
  • Calon RW 186 orang
  • DPT 21.416

  • Kecamatan Rappocini:

  • 11 Kelurahan
  • Calon RT 991 orang
  • Calon RW 229 orang
  • DPT 20922

  • Kecamatan Tamalate:

  • 11 Kelurahan
  • Calon RT 1092 orang
  • Calon RW 257 orang
  • DPT 38.377

  • Kecamatan Mariso:

  • 9 Kelurahan
  • Calon RT 422 orang
  • Calon RW 121 orang
  • DPT 11.549

  • Kecamatan Mamajang:

  • 13 Kelurahan
  • Calon RT 518 orang
  • Calon RW 99 orang
  • DPT 10165

  • Kecamatan Makassar:

  • 14 Kelurahan
  • Calon RT 735 orang
  • Calon RW 157 orang
  • DPT 12.946

  • Kecamatan Ujung Pandang:

  • 10 Kelurahan
  • Calon RT 190 orang
  • Calon RW 69 orang
  • DPT 4.671

  • Kecamatan Tallo:

  • 15 Kelurahan
  • Calon RT 928 orang
  • Calon RW 179 orang
  • DPT 20.490

  • Kecamatan Ujung Tanah:

  • 9 Kelurahan
  • Calon RT 276 orang
  • Calon RW 57 orang
  • DPT 6.460

  • Kecamatan Bontoala:

  • 12 Kelurahan
  • Calon RT 434 orang
  • Calon RW 121 orang
  • DPT 8.133

  • Kecamatan Wajo:

  • 8 Kelurahan
  • Calon RT 260 orang
  • Calon RW 86 orang
  • DPT 4063

  • Kecamatan Sangkarang:

  • 3 Kelurahan
  • Calon RT 123 orang
  • Calon RW 34 orang
  • DPT 1.111.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan