Munjirin, Wali Kota Jaktim Beri Hadiah Hafithar, Bocah Viral Naik KRL 70 Km ke Sekolah

Munjirin, Wali Kota Jaktim Beri Hadiah Hafithar, Bocah Viral Naik KRL 70 Km ke Sekolah

Kehidupan Hafithar, Bocah yang Berjuang untuk Pendidikan

Hafithar Hasan, seorang bocah kelas 1 SDN Klender di Jakarta Timur, menjadi sorotan publik setelah viral karena kegigihannya menempuh jarak sekitar 70 kilometer setiap hari untuk bersekolah. Di usianya yang masih 8 tahun, Hafithar naik Kereta Rel Listrik (KRL) sendirian dari rumahnya di Tangerang menuju sekolahnya di Jakarta Timur. Ia harus berangkat dari rumah pagi buta, sekitar pukul 03.00 WIB, demi bisa sampai di sekolah tepat waktu.

Hafithar merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sang ibu bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), sedangkan ayahnya telah meninggal dunia. Sebelum ayahnya meninggal, Hafithar tinggal bersama ibunya di kawasan Klender, Jakarta Timur, yang lokasinya dekat dengan sekolah. Namun, setelah ayahnya meninggal saat Hafithar masih berusia lima tahun, ibunya harus mencari pekerjaan. Akhirnya, ia mendapatkan pekerjaan sebagai ART di wilayah Tangerang sejak bulan September lalu.

Hadiah untuk Hafithar

Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur, terkesan dengan kegigihan Hafithar. Ia memberikan hadiah peralatan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam untuk membantu Hafithar semakin semangat belajar. Melalui Baznas Bazis Jakarta Timur, Munjirin juga memastikan bahwa Hafithar mendapat dukungan yang layak.

Selain itu, Munjirin mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan guru, camat, dan lurah tempat Hafithar bersekolah untuk membahas kepindahan bocah tersebut ke Tangerang. Pihak sekolah sepakat untuk memindahkan Hafithar ke sekolah di dekat rumahnya di kawasan Tangerang, Banten. "Agar anak tersebut nantinya bisa dipindahkan mengikuti orang tuanya ke Tangerang," ujar Munjirin.

Proses pemindahan Hafithar ke sekolah baru diperkirakan akan memakan waktu hingga tahun ajaran baru. Selain itu, Hafithar juga mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan klub bola idolanya, Persija Jakarta. Melalui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Hafithar tampak bahagia saat diajak makan malam bersama Persija dan legenda Bambang Pamungkas.

Pertemuan dengan Persija Jakarta

Pada acara tersebut, Hafithar mendapatkan kado spesial berupa bola yang ditandatangani langsung oleh Bambang Pamungkas dan striker Persija, Eksel Runtukahu. "Dapat bola, wah hebat Bepe tuh," kata Rano Karno yang disambut senyum Hafithar.

Profil Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin

Munjirin telah lama berkarier di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur sejak tahun 2021. Sebelumnya, ia mulai merintis karier di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 1994. Pria kelahiran 1 Agustus 1971 ini berhasil meraih gelar magister dalam Ilmu Administrasi di Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI. Ia juga pernah menempuh pendidikan D3 Komputer di Universitas Satya Negara Indonesia serta S1 Administrasi di Universitas Pancasila.

Saat ini, Munjirin tengah menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Selama berkarier di pemerintahan, Munjirin pernah meraih penghargaan SLKS 20 Tahun dari Presiden RI tahun 2015 dan penghargaan Masa Kerja 15 Tahun dari Gubernur DKI Jakarta di tahun 2009. Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Munjirin melaporkan kekayaannya sebesar Rp1.494.172.937 atau sekitar Rp1,4 miliar pada periode tahun 2024.

Hafithar Disebut Sosok Si Doel Sebenarnya

Ketika bertemu Hafithar, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengaku teringat dengan karakter Si Doel dalam serial televisi "Si Doel Anak Sekolahan." Karakter Si Doel dikenal gigih menuntut ilmu meskipun berasal dari keluarga sederhana. Rano Karno menyebut Hafithar sebagai sosok Si Doel asli karena kegigihannya dalam menempuh jarak jauh untuk bersekolah.

Rano Karno mengatakan bahwa dirinya telah mendengar kisah Hafithar yang viral di media sosial. "Ini dia yang bapak nonton tiap hari nih, hebat kamu nak, apa kabar, sehat?" tanya Rano Karno. Hafithar menjawab dengan antusias, "Baik."

Harapan untuk Masa Depan Hafithar

Hafithar juga menceritakan cita-citanya ingin menjadi tentara. Meski hidupnya penuh tantangan, ia tetap bersemangat untuk mengejar mimpi-mimpi yang ia impikan. Dengan dukungan dari pihak sekolah dan warga sekitar, Hafithar memiliki peluang besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan