Musuh Berbahaya Jonatan Tambah, Shi Yu Qi Tetap Ikut BWF World Tour Finals 2025 Meski Sempat Dikursi


Persaingan tunggal putra di BWF World Tour Finals 2025 dipastikan sangat ketat setelah pemain nomor satu, Shi Yu Qi (China), tetap berada dalam daftar peserta.

Penampilan Shi Yu Qi sempat mengundang kekhawatiran setelah cedera yang dialaminya saat tampil di China National Games alias PON-nya China pada November lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Shi harus menggunakan kursi roda untuk meninggalkan lapangan setelah menghadapi Weng Hong Yang di perempat final. Meski begitu, Shi telah menegaskan prioritasnya untuk BWF World Tour Finals 2025 dalam keputusannya untuk mundur di tengah laga.

"Saya merasa bahwa saya bisa tetap bermain kalau benar-benar mencoba, tetapi akan terlihat buruk," ucap Shi Yu Qi saat itu. "Bagaimanapun saya tetap akan kalah. Saya pikir lebih baik untuk memprioritaskan diri saya sendiri," imbuhnya.

Penampilan Shi Yu Qi di BWF World Tour Finals 2025 bakal mengacak peta persaingan. Sebab, meski menempati peringkat 1 dunia, Shi hanya menempati urutan ketujuh dalam ranking Race to Finals 2025. Artinya, Shi tidak akan berstatus unggulan.

Shi bisa bertemu pemain mana saja dalam undian babak penyisihan grup, termasuk Jonatan Christie yang juga menjadi 'serigala berbulu domba'. Tren juara yang baru terjadi pada pengujung musim membuat Jonatan juga diwaspadai di antara para underdog di BWF World Tour Finals.

Tentang Shi, peringkatnya di Ranking Race to Finals rendah karena tingkat partisipasi yang rendah dibandingkan lawan-lawannya. Tingkat partisipasi menjadi pembeda di Race to Finals karena jumlah poin ranking maksimal yang masuk akumulasi lebih banyak (14 event) daripada ranking dunia (10 event).

Shi Yu Qi sendiri hanya mengikuti delapan turnamen World Tour sepanjang tahun ini. Meski penampilannya minimalis, Shi berbahaya dengan torehan 4 gelar juara. Rasionya, dia juara setiap ikut 2 turnamen.

Gelar yang diraih Shi pun terjadi di level yang tidak kaleng-kaleng yaitu Super 750 dan Super 1000, dua level tertinggi di sirkuit turnamen terbuka. Rinciannya, Shi menjadi kampiun Malaysia Open, All England Open, dan China Open di level Super 1000 dan Japan Open di level Super 750.

Shi juga menembus final ajang Super 750 lainnya ketika Denmark Open tetapi kalah dari Jonatan dalam laga yang alot dengan skor 21-13, 15-21, 15-21. Kekalahan dari Jonatan menjadi penampilan terakhir juara World Tour Finals dua kali itu di pentas internasional.

Jonatan juga memfokuskan diri dengan BWF World Tour Finals 2025. Setelah kalah dini di Australian Open, pemain yang kini berkarier di luar Pelatnas itu menolak undangan untuk tampil di SEA Games 2025. BWF World Tour Finals menjadi ajang yang belum pernah dimenangi Jonatan sebelumnya.

Faktanya, tidak ada tunggal putra Indonesia yang mampu menjadi kampiun ajang penutup tahun ini sejak era Superseries Finals pada 2008.

Sementara itu pemain lain yang tampil di BWF World Tour Finals 2025 adalah Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Li Shi Feng (China), dan Chou Tien Chen (Taiwan). Selanjutnya ada Christo Popov (Prancis) dan Kodai Naraoka (Jepang).

BWF World Tour Finals 2025 akan berlangsung pada 17-21 Desember 2025 di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China.

Rekor Head-to-Head Jonatan dengan Lawan-Lawannya di BWF World Tour Finals 2025

  • Seed: 1, Lawan: Kunlavut Vitidsarn, Menang: 8, Kalah: 5, Laga: QF Kejuaraan Dunia '25, Skor: 14-21, 21-18, 8-21
  • Seed: 2, Lawan: Li Shi Feng, Menang: 7, Kalah: 1, Laga: QF Denmark Open '25, Skor: 21-18, 21-23, 21-17
  • Seed: 3/4, Lawan: Chou Tien Chen, Menang: 9, Kalah: 8, Laga: Final Hylo Open '24, Skor: 18-21, 17-21
  • Seed: 3/4, Lawan: Anders Antonsen, Menang: 7, Kalah: 5, Laga: Final Korea Open '25, Skor: 21-10, 15-21, 21-17
  • Seed: 0, Lawan: Christo Popov, Menang: 0, Kalah: 1, Laga: R16 China Open '25, Skor: 12-21, 21-13, 16-21
  • Seed: 10, Lawan: Shi Yu Qi, Menang: 10, Kalah: 7, Laga: Final Denmark Open '25, Skor: 13-21, 21-15, 21-15
  • Seed: 5, Lawan: Kodai Naraoka, Menang: 5, Kalah: 2, Laga: R16 Denmark Open '25, Skor: 21-7, 21-13

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan