Mutasi Pejabat Lombok Barat

Mutasi Pejabat Lombok Barat

Pelantikan 20 Pejabat Eselon II di Kabupaten Lombok Barat

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 20 pejabat eselon II yang bertugas di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Acara pelantikan ini digelar di aula kantor Bupati dan dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha serta para pejabat setempat.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 17 dari 20 pejabat eselon II mengalami perubahan posisi jabatan. Hal ini disebabkan oleh proses peleburan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang telah dilakukan. Sebelumnya, jumlah OPD di Kabupaten Lombok Barat mencapai 33, namun setelah dilakukan peleburan, jumlahnya berkurang menjadi 38 OPD. Dari 38 OPD tersebut, 17 pejabat eselon II bergeser ke posisi baru, sedangkan tiga lainnya dikukuhkan kembali karena adanya perubahan nomenklatur di OPD.

Berikut adalah daftar 17 kepala dinas yang mengalami pergantian jabatan:

  • Fajar Taufiq, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Arpusda.
  • Damayanti Widyaningrum, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian.
  • H. Lalu Najamuddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim.
  • Arif Surya Wirawan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala DP2KBP3A.
  • Mohamad Hendrayadi, Kepala Dinas Perhubungan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Dikbud.
  • H. Rizki Bani Adam, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan.
  • Aisah Desilina D, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPKAD.
  • H. Lalu Winengan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
  • H. Afgan Kusumanegara, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan. Sebelumnya menjabat sebagai Dinas Ketahanan Pangan.
  • H. Lalu Muhamad Hakam, Kepala Dinas Pertanian. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dispora.
  • H. Muh. Adnan, Kepala Dinas Perdagangan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapenda.
  • Baiq Mustika, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi.
  • Baiq Yeni Satriani Ekawati, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
  • Lalu Agha Farabi, Kepala Badan Pendapatan Daerah. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan.
  • H. Sabidin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPBD.
  • Ramdan Hariyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bakesbangpol.
  • Lalu Ratnawi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum.

Selain itu, ada tiga pejabat yang dikukuhkan kembali dalam jabatan baru:

  • Agus Gunawan sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga.
  • Deni Arif Nugroho, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
  • Suherman, Kepala Damkar dan Penyelamatan.

Dampak Peleburan OPD

Setelah dilakukannya peleburan OPD, terdapat lima orang pejabat eselon II yang tidak memiliki jabatan. Lima pejabat tersebut adalah Maad Adnan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kominfo, Lalu Martajaya yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Hermansyah, H. Maksum, dan Jamaludin.

Dari kelima orang tersebut, satu di antaranya sudah dibebastugaskan dari jabatannya. Sementara empat lainnya dikembalikan menjadi tenaga fungsional. "Yang tidak ada jawaban kita kembalikan menjadi jabatan fungsional," ujar Bupati.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan