
Najwa Shihab, seorang jurnalis ternama, turun langsung ke lapangan untuk membantu para korban banjir di Sumatra. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, telah menyebabkan banyak korban jiwa serta kerusakan rumah serta akses transportasi yang terputus. Situasi ini memicu respons dari masyarakat luas dan para tokoh publik yang berupaya memberikan bantuan.

Salah satu tokoh yang turut berkontribusi adalah Najwa Shihab. Ia tidak hanya memberikan dukungan secara simbolis, tetapi juga turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.

Dalam unggahan di akun Instagramnya @najwashihab, Najwa Shihab menunjukkan aktivitasnya di Aceh. Di sana, ia menyiapkan bantuan berupa makanan, sembako, dan pakaian yang akan disalurkan kepada para korban banjir. Namun, meskipun bantuan sudah tersedia, distribusinya masih menghadapi tantangan besar.
Dari video yang diunggah, terlihat bahwa bantuan masih terkumpul di landasan udara Sultan Iskandar Muda. Najwa menyatakan bahwa akses darat yang tertutup oleh longsoran dan banjir menjadi hambatan utama dalam penyaluran bantuan. Meski beberapa alat berat telah dikerahkan, kekurangan BBM membuat alat tersebut tidak bisa digunakan secara optimal.
"Logistik ada, makanan ada, tapi yang diperlukan adalah jalan untuk mencapai mereka yang membutuhkan," ujar Najwa Shihab. Ia menjelaskan bahwa beberapa daerah seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Utara masih terisolasi karena akses terganggu.
Menurut Najwa, satu-satunya cara untuk menyalurkan bantuan adalah melalui udara, baik dengan helikopter maupun pesawat. Namun, keterbatasan kapasitas pengangkutan menjadi masalah. Helikopter hanya mampu mengangkut maksimal 850 kg bantuan, sedangkan pesawat memiliki kapasitas lebih besar, tetapi jumlahnya sangat terbatas.
"Kendala utama bukanlah logistik, tapi bagaimana memastikan bantuan ini tidak berhenti di gudang, tetapi benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan," tambahnya.
Lebih lanjut, Najwa Shihab menyarankan agar pihak berwenang segera menambah jumlah helikopter dan membuka jalur darat secepat mungkin. "Logistik tersedia. Relawan bergerak. Warga menunggu. Yang paling mendesak hari ini: Penambahan heli dan pembukaan jalur darat," ucapnya.
Aksi peduli Najwa Shihab langsung mendapat respons positif dari netizen. Banyak yang mengapresiasi inisiatifnya dan menyerukan pemerintah untuk fokus pada pemulihan infrastruktur dan evakuasi korban.
"Masuk akal, pemerintah harus fokus pada pemulihan infrastruktur, listrik, internet, dan evakuasi mayat. Sisanya biarkan rakyat yang melakukan," tulis salah satu netizen.
"Kenapa buka jalan susah sih? Bisa saja buka tambang," komentar yang lain.
"Sudah luar biasa, Mbak Nana. Terima kasih atas perhatianmu kepada masyarakat di Sumatra," tulis netizen lain.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar