NasDem Minta Pemko Medan Siapkan Perahu Karet di Setiap Kelurahan


MEDAN, nurulamin.pro.CO – Ketua Fraksi Partai NasDem, Afif Abdillah, menyoroti pentingnya persiapan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana alam seperti banjir. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk belajar dari peristiwa banjir besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Menurut Afif, Pemko harus lebih cepat dan sigap dalam melakukan evakuasi warga saat bencana terjadi.

Afif Abdillah menyarankan agar setiap kelurahan di Kota Medan memiliki sedikitnya satu perahu karet. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan mendesak perahu karet dalam proses evakuasi selama banjir. Ia menegaskan bahwa tidak lagi bisa bergantung sepenuhnya pada perahu karet yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, karena jumlahnya terbatas.

“Berdasarkan pengalaman banjir November lalu, Kota Medan sangat membutuhkan perahu karet. Jumlah perahu karet yang ada di BPBD tidak cukup untuk menangani semua wilayah. Oleh karena itu, setiap kantor lurah harus menyediakan minimal satu unit perahu karet,” ujar Afif Abdillah, Jumat (26/12/2025).

Menurut Afif, pengadaan perahu karet memang memerlukan anggaran yang cukup besar. Namun, ia menilai bahwa anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi Pemko Medan untuk tidak membeli 151 perahu karet yang akan ditempatkan di 151 kelurahan di Kota Medan. Ia menekankan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

Selain itu, Afif juga menyoroti pentingnya rencana darurat dalam situasi banjir. Ia menyatakan bahwa warga yang terkena dampak banjir tidak mungkin bergerak sendiri untuk membantu sesama. “Yang bisa membantu adalah teman-teman kita yang tidak terkena musibah. Maka dari itu, perlu dibuat perencanaan yang matang. Jika tidak bisa di R-APBD, setidaknya di P-APBD harus ada alokasi untuk pengadaan perahu karet tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menjelaskan bahwa saat ini BPBD hanya memiliki delapan perahu karet. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya sudah rusak dan harus diperbaiki karena terkena seng rumah warga saat proses evakuasi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peningkatan kesiapan pemerintah dalam menghadapi bencana alam.

Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan

Berikut beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan oleh Pemko Medan:

  • Membentuk tim khusus penanggulangan bencana
    Tim ini bertugas untuk merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah pencegahan serta tanggap darurat. Tim ini juga dapat bekerja sama dengan instansi lain seperti TNI, Polri, dan organisasi kemasyarakatan.

  • Meningkatkan koordinasi dengan pihak swasta
    Pemko Medan dapat mengajak perusahaan-perusahaan lokal untuk berpartisipasi dalam penyediaan perahu karet atau bantuan logistik lainnya. Kerja sama ini dapat meningkatkan kapasitas respons darurat.

  • Melakukan pelatihan dan simulasi bencana
    Pelatihan rutin kepada warga dan petugas terkait tentang cara menggunakan perahu karet serta prosedur evakuasi sangat penting. Simulasi bencana juga dapat dilakukan secara berkala untuk memastikan kesiapan.

  • Membuat sistem informasi yang efisien
    Pemko Medan perlu membangun sistem informasi yang dapat memberikan pemberitahuan dini tentang potensi bencana. Sistem ini dapat berupa aplikasi mobile atau layanan SMS yang mudah diakses oleh masyarakat.

Dengan langkah-langkah di atas, Pemko Medan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana alam seperti banjir. Ini tidak hanya membantu menjaga keselamatan warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan