Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Bali Dilakukan Secara Terpadu
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali bekerja sama dengan Satpol PP kabupaten/kota, TNI, Polri, serta desa adat melakukan patroli gabungan untuk memastikan keamanan selama perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2026. Kepala Satpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Di Kota Denpasar, fokus patroli berada pada beberapa titik keramaian seperti Sanur, Lapangan Renon, Lapangan Puputan, serta kawasan jalan depan Jaya Sabha yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Di wilayah Kabupaten Badung, pengawasan difokuskan pada kawasan wisata yang ramai dikunjungi, seperti Seminyak, Canggu, dan Berawa. Di sana, Satpol PP Provinsi Bali bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Badung serta TNI dan Polri, dan juga pecalang desa adat setempat.
Rai Dharmadi mengungkapkan bahwa jumlah personel Satpol PP Provinsi Bali terbatas, sekitar 200 orang. Oleh karena itu, pihaknya tidak menempatkan personel secara khusus di setiap titik. Sebaliknya, strategi yang diterapkan adalah patroli rutin dan patroli gabungan, dengan dukungan penuh dari Satpol PP kabupaten/kota untuk melakukan back up di lapangan.
“Penjangkauan wilayah cukup luas, sehingga kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP kabupaten/kota untuk saling membantu dan memperkuat pengamanan,” ujarnya.
Khusus perayaan Natal, pengamanan juga difokuskan pada gereja-gereja, yang dijaga secara bersama-sama oleh Satpol PP, TNI, Polri, serta Pecalang dari desa adat guna memastikan prosesi ibadah berjalan aman dan khidmat.

Pengamanan ini dilakukan dalam bentuk patroli, bukan penempatan personel secara statis. Rai Dharmadi menyatakan optimismenya bahwa dengan sinergi seluruh unsur dan partisipasi aktif masyarakat, situasi keamanan di Bali selama Natal dan Tahun Baru akan tetap kondusif, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Saya yakin dan percaya, dengan partisipasi masyarakat untuk menjaga daerahnya masing-masing, perayaan Natal di Bali akan berjalan aman, lancar, dan tidak ada hal menonjol yang perlu dikhawatirkan,” katanya.
Meski demikian, Satpol PP Bali tetap mengoptimalkan tingkat kewaspadaan dan tidak membuka celah terhadap potensi gangguan keamanan, demi memastikan Bali tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar