Natuna Panen Jagung Pipil 7,2 Ton di Desa Gunung Putri, Bulog Serap Hasilnya

Natuna Panen Jagung Pipil 7,2 Ton di Desa Gunung Putri, Bulog Serap Hasilnya

Program Jagung Pipil di Natuna: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan

Polres Natuna dan Pemkab Natuna kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung ketahanan pangan melalui program jagung pipil. Kali ini, panen jagung pipil kuartal IV dilakukan di lahan ketahanan pangan Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi. Proses panen ini menjadi bukti nyata dari sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, BUMDes, dan masyarakat.

Lokasi dan Jumlah Hasil Panen

Panen jagung pipil ini berlangsung di lahan seluas 2 hektare yang dikelola oleh BUMDes Putri Bertuah. Dari luasan tersebut, hasil panen mencapai sekitar 7,2 ton jagung pipil. Hasil panen akan langsung diserap oleh Perum Bulog Cabang Natuna. Ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa produksi pertanian dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani setempat.

Partisipasi Berbagai Pihak

Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie. Turut hadir juga jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Natuna, Kapolsek Bunguran Barat, Perum Bulog Cabang Natuna, Dinas Pertanian, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Pengelolaan lahan jagung pipil sepenuhnya dilakukan oleh BUMDes Putri Bertuah. Hal ini menunjukkan peran aktif masyarakat dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Selain itu, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga produktivitas dan meningkatkan pendapatan petani.

Harapan Masa Depan

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan langkah nyata dari Polri dalam mendukung program swasembada pangan. Ia berharap, lahan ketahanan pangan tersebut dapat menjadi percontohan dan memicu perluasan areal pertanian di wilayah Kabupaten Natuna.

“Kami berharap kebun jagung pipil ini bisa mendorong kelompok-kelompok tani untuk menjalin kerja sama dengan BUMDes, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta menambah pendapatan desa dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengapresiasi peran Polres Natuna bersama BUMDes Putri Bertuah yang telah memulai dan merealisasikan program ketahanan pangan di Desa Gunung Putri. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna akan mengupayakan pembangunan sistem irigasi untuk memudahkan petani dalam proses penyiraman tanaman jagung ke depannya.

“Penanaman jagung ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, khususnya petani. Program seperti ini tidak boleh berhenti, tetapi harus berkelanjutan,” ujar Cen.

Peran Bulog dalam Penyerapan Hasil Panen

Sebelumnya, Kepala Perum Bulog Cabang Natuna, Delly Bayu Putra, memastikan pihaknya siap menyerap hasil panen jagung pipil kering dari petani Natuna. “Kami siap membeli jagung pipil dari petani sesuai kualitas dan ketentuan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk jagung pipil dengan kadar air maksimal 14 persen, harga pembelian ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram. Sementara, jagung pipil dengan kadar air hingga 20 persen dibeli Rp5.500 per kilogram. “Harga tergantung dari kadar airnya. Sebelum dikirim ke gudang, tim kami akan turun langsung ke lokasi panen untuk memastikan kualitasnya,” kata Delly.

Program penyerapan jagung ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah pusat kepada Bulog, untuk mendukung ketahanan pangan nasional. “Target serapan jagung pipil kering secara nasional adalah satu juta ton. Untuk Natuna sendiri, kami ditargetkan sekitar 5 ton, namun jika panen melebihi target, Bulog siap menampung,” ujarnya.

Delly menambahkan, langkah ini diharapkan menjadi angin segar bagi petani di daerah, agar tak khawatir terhadap pemasaran hasil panen mereka. “Petani tidak perlu takut soal penampung. Bulog siap mendukung penuh, karena ini bagian dari program pemerintah pusat,” katanya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan