
Prestasi Menggembirakan Kontingen NPCI Kabupaten Kediri di Keparprov Jawa Timur 2025
Kontingen National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Kediri berhasil meraih prestasi yang mengesankan dalam ajang Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2025. Dalam kompetisi ini, mereka berhasil memborong total 18 medali, yang membuat Kabupaten Kediri menduduki posisi keenam dari 56 kontingen yang berlaga di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ajang Keparprov Jawa Timur 2025 digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada tanggal 5 hingga 7 Desember 2025. Keparprov merupakan kompetisi bergengsi bagi atlet penyandang disabilitas yang diselenggarakan oleh NPCI Jawa Timur. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai barometer prestasi atlet di berbagai daerah.
Dari total 18 medali yang diraih, Kontingen Kabupaten Kediri berhasil meraih 6 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Prestasi ini menunjukkan kerja keras dan persiapan yang matang dari para atlet serta pelatih. Berikut adalah rincian atlet-atlet yang berhasil membawa pulang medali:
- Yerikho Cristian Makamea: Meraih medali emas dari kategori lari 800 meter dan medali perak dari kategori lompat jauh.
- Ilham Zam Zami: Meraih medali emas dari kategori lari 200 meter.
- Reva Yulio Ardiansah: Meraih medali emas dari kategori lempar cakram.
- Riris Keyrana Putri: Meraih dua medali emas, masing-masing dari kategori lari 100 meter dan lari 200 meter.
- Muhammad Fahmi Zulfadly: Meraih medali perak dari kategori tolak peluru.
- Johansyah Prasetyo: Meraih medali perunggu di nomor lari 200 meter.
- Elizabeth Ratnaningsih: Meraih medali perak dari kategori lempar cakram.
- Novitasari: Meraih tiga medali, dua perak dari lari 200 meter dan lompat jauh serta satu perunggu di lari 100 meter.
- Azri Fitrobin Alfaizin: Meraih medali perunggu dari kategori lempar cakram.
- Muhammad Fahmi Zulfadly: Meraih dua medali perunggu, masing-masing dari kategori lempar cakram dan lempar lembing serta medali perunggu dari kategori voli duduk.
Atas pencapaian ini, Ketua NPCI Kabupaten Kediri Lilik Kumaidah menyampaikan rasa syukur dan bangga kepada seluruh atlet yang telah berjuang. Menurutnya, hasil positif ini tidak lepas dari latihan terukur dan kerja keras yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
"Alhamdulillah kita bisa memenuhi target, tahun kemarin kita hanya di peringkat ke sembilan saat ini enam besar," ujarnya, Senin (8/12/2025).
Lilik menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan para atlet secara maksimal untuk menghadapi Keparprov Jatim 2025. Cabang olahraga andalan seperti atletik dan voli menjadi amunisi utama dalam mendulang medali.
"Kita latihan sudah mulai dari tujuh bulan yang lalu untuk semua atlet," tambahnya.
Pelatih atlet NPCI Kabupaten Kediri Ruruh Andayani Bekti berharap prestasi yang diraih dapat memberikan motivasi bagi teman-teman difabel lainnya. Ia berharap atlet-atlet NPCI Kabupaten Kediri dapat lebih banyak turun dan berkobrolusi dalam berbagai kegiatan olahraga.
"Kedepannya atlet-atlet NPCI Kabupaten Kediri bisa lebih banyak turun dan berkobtribusi dalam kegiatan olahraga. Bagi teman-teman lainnya supaya tetap ikut termotivasi dalam kegiatan olahraga dan meraih prestasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Ruruh menyebut bahwa Keparprov Jatim 2025 bisa menjadi ajang olahraga prestasi yang terus digelar. Sebab, kejuaraan ini juga menjadi wadah baru dan pengalaman baru bagi para atlet difabel.
"Adanya ajang kejuaraan paralimpik ini, bisa memenuhi kebutuhan minat dan bakat bagi teman-teman disabilitas di Kabupaten Kediri agar bisa terangkat melalui olahraga," tandasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar