NTT Siap Sambut Stadion FIFA, Labuan Bajo Jadi Favorit Utama

NTT Siap Sambut Stadion FIFA, Labuan Bajo Jadi Favorit Utama

NTT Kembali Jadi Perhatian Nasional dengan Rencana Pembangunan Stadion Berstandar FIFA

Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencuri perhatian nasional, kali ini bukan karena keindahan alamnya, melainkan karena rencana pembangunan stadion berstandar internasional yang diinisiasi oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan didukung oleh FIFA. Rencana ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah strategis yang mulai dibicarakan serius di tingkat nasional dan daerah.

Antusiasme Masyarakat NTT sebagai Pemicu

Dorongan pembangunan stadion ini tidak datang begitu saja. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan bahwa animo masyarakat NTT terhadap sepak bola sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari gelaran Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) yang berlangsung di Ende, di mana stadion selalu dipenuhi penonton. Kami sangat terkesan dengan semangat masyarakat NTT. Ini menjadi alasan kuat mengapa stadion berstandar FIFA layak dibangun di sini, ujar Yunus Nusi saat Kongres Biasa PSSI NTT di Labuan Bajo, 29 November 2025.

PSSI menilai bahwa NTT memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola nasional. Selain itu, kehadiran stadion bertaraf internasional akan menjadi katalisator bagi kemajuan olahraga dan pariwisata di wilayah timur Indonesia.

Labuan Bajo Jadi Lokasi Prioritas

Salah satu lokasi yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat adalah Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Wilayah ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi super premium pariwisata, tetapi juga memiliki infrastruktur pendukung yang mulai berkembang pesat. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) bahkan telah menyatakan komitmennya untuk membangun stadion baru yang representatif dan sesuai standar FIFA.

Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, menyatakan bahwa pembangunan stadion ini akan mendukung dua sektor sekaligus: olahraga dan sport tourism. Kami ingin Labuan Bajo tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai pusat kegiatan olahraga bertaraf internasional, ujarnya dalam pelantikan pengurus Askab PSSI Mabar.

Dukungan Pemerintah dan Kementerian Terkait

PSSI tidak bekerja sendiri dalam mewujudkan proyek ambisius ini. Yunus Nusi menegaskan bahwa pihaknya akan menjalin komunikasi dengan sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian PUPR, untuk mendorong realisasi pembangunan stadion FIFA di NTT.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah pusat yang ingin mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur olahraga di luar Pulau Jawa. NTT, dengan semangat masyarakatnya dan potensi pariwisata yang besar, menjadi kandidat ideal untuk proyek ini.

Manfaat Ekonomi dan Sosial

Pembangunan stadion berstandar FIFA di NTT tidak hanya akan berdampak pada dunia olahraga, tetapi juga pada sektor ekonomi dan sosial. Stadion ini berpotensi menjadi magnet baru bagi wisatawan, terutama jika dikombinasikan dengan event olahraga berskala nasional maupun internasional.

Selain itu, stadion ini akan membuka lapangan kerja baru, baik dalam tahap konstruksi maupun operasional. UMKM lokal juga akan mendapatkan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan dan penyelenggaraan event-event besar.

Tantangan dan Harapan

Meski rencana ini disambut antusias, sejumlah tantangan tetap harus dihadapi. Salah satunya adalah ketersediaan lahan yang memadai dan proses pembebasan lahan yang kerap menjadi kendala dalam proyek infrastruktur. Selain itu, kesiapan anggaran dan komitmen lintas sektor juga menjadi faktor penentu keberhasilan proyek ini.

Namun, dengan sinergi antara PSSI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait, harapan masyarakat NTT untuk memiliki stadion berstandar FIFA bukanlah mimpi belaka. Apalagi, semangat masyarakat NTT terhadap sepak bola sudah terbukti dan menjadi modal sosial yang sangat kuat.

Masa Depan Sepak Bola NTT

Jika stadion ini benar-benar terwujud, maka NTT akan menjadi provinsi pertama di kawasan timur Indonesia yang memiliki stadion berstandar FIFA. Ini akan membuka peluang besar bagi NTT untuk menjadi tuan rumah berbagai event nasional dan internasional, serta menjadi pusat pembinaan atlet sepak bola muda di kawasan timur.

PSSI juga berharap, dengan adanya stadion ini, akan muncul lebih banyak talenta sepak bola dari NTT yang bisa bersaing di level nasional bahkan internasional. Kami ingin NTT menjadi lumbung pemain sepak bola nasional. Stadion ini akan menjadi rumah bagi mimpi-mimpi besar anak-anak muda NTT, tegas Yunus Nusi.

Rencana pembangunan stadion berstandar FIFA di NTT adalah angin segar bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya di kawasan timur. Dengan dukungan penuh dari PSSI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait, serta semangat luar biasa masyarakat NTT, proyek ini memiliki fondasi yang kuat untuk direalisasikan.

Labuan Bajo, dengan segala potensinya, menjadi kandidat utama yang menjanjikan. Namun, prosesnya tentu membutuhkan kerja sama lintas sektor, perencanaan matang, dan komitmen jangka panjang. Jika berhasil, stadion ini akan menjadi simbol kemajuan NTT dan bukti bahwa sepak bola bisa menjadi alat pemersatu dan penggerak pembangunan daerah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan