Penanganan Nyeri Lutut dengan Knee Arthroplasty
Nyeri lutut yang mengganggu aktivitas sehari-hari seperti berjalan, naik turun tangga, berolahraga, atau berdiri dalam waktu lama bisa menjadi tanda adanya radang sendi atau arthritis. Arthritis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk osteoarthritis (faktor penuaan), rheumatoid arthritis (gangguan sistem kekebalan tubuh), atau cedera. Kondisi ini perlu ditangani secara tepat agar tidak memengaruhi kualitas hidup pasien.
Salah satu cara penanganan yang efektif adalah dengan prosedur Knee Arthroplasty atau operasi penggantian sendi lutut. Prosedur ini melibatkan penggantian sendi yang rusak dengan sendi buatan dari bahan plastik atau logam untuk menghilangkan rasa nyeri dan memulihkan fungsi lutut. Proses ini biasanya dilakukan pada pasien yang mengalami kesulitan menjalani rutinitas sehari-hari akibat nyeri lutut yang parah.

Ilustrasi perbandingan lutut sehat, lutut rusak, dan lutut pasca-ganti sendi
Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Panggul dan Lutut di Mayapada Hospital, Bandung, dr. Eka Mulyana, SpOT (K), menjelaskan bahwa prosedur Knee Arthroplasty bertujuan untuk meredakan nyeri dan memulihkan fungsi lutut secara aman. "Prosedur ini biasanya berlangsung selama 1–2 jam. Dimulai dari pembiusan (anestesi), sterilisasi area kulit di atas sendi, membuat sayatan kecil di lutut untuk mengganti sendi yang rusak dengan sendi buatan, dan ditutup kembali dengan jahitan yang rapi," jelasnya.
Sebelum melakukan prosedur, pasien perlu mematuhi beberapa persiapan. Misalnya, pasien harus berpuasa selama 8 jam sebelum operasi, melakukan tes laboratorium, serta pemeriksaan jantung menggunakan EKG. Selain itu, pasien juga perlu memberitahu dokter tentang riwayat kesehatannya, termasuk penggunaan obat-obatan dan suplemen. Jika diperlukan, pasien mungkin diminta untuk menghentikan konsumsi obat yang meningkatkan risiko perdarahan.
Setelah operasi, pasien akan diberi obat pereda nyeri dan pengencer darah sesuai anjuran dokter. Untuk mendukung proses pemulihan, pasien dapat menggunakan alat bantu jalan sementara, memakai kompres atau stoking elastis pada tungkai bawah untuk melancarkan aliran darah, menghindari aktivitas berat, serta melatih lutut secara bertahap.
Jika Anda atau keluarga mengalami nyeri lutut yang tidak kunjung sembuh, segera konsultasikan ke dokter spesialis ortopedi. Layanan unggulan Orthopedic Center di Mayapada Hospital menawarkan penanganan komprehensif mulai dari deteksi dini, diagnosis, hingga terapi non-operatif dan operatif. Mayapada Hospital juga telah bekerja sama dengan berbagai asuransi kesehatan untuk memudahkan akses layanan kesehatan.
Untuk konsultasi di Orthopedic Center Mayapada Hospital, Anda dapat menghubungi call centre 150770 atau menggunakan aplikasi MyCare. Aplikasi ini menyediakan akses mudah dan praktis untuk mendapatkan informasi kesehatan. Dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare, Anda dapat menemukan berbagai kesuksesan penanganan kasus ortopedi yang kompleks.
Selain itu, MyCare juga memiliki fitur Personal Health untuk memantau detak jantung, langkah kaki, jumlah kalori terbakar, hingga Body Mass Index (BMI). Unduh aplikasi MyCare di App Store atau Google Play Store dan dapatkan reward point saat registrasi pertama, untuk mendapatkan potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar