Obor Pemuda GMIM, Renungan Jumat 12 Desember 2025, Yesaya 60:4, Melihat dengan Mata Iman

Obor Pemuda GMIM, Renungan Jumat 12 Desember 2025, Yesaya 60:4, Melihat dengan Mata Iman

Obor Pemuda GMIM: Renungan Jumat 12 Desember 2025

Pembacaan Alkitab dalam renungan hari ini mengambil dari Yesaya 60:4. Tema yang dibahas adalah Melihat dengan Mata Iman. Dalam renungan ini, kita diajak untuk memahami pentingnya melihat kehidupan dengan perspektif iman, bukan hanya melalui penglihatan duniawi.

Banyak Anak Muda Terjebak dalam Kehidupan yang Tidak Melihat Karya Allah

Banyak anak muda hidup dengan kepala tertunduk, sibuk menatap layar ponsel dan lupa melihat karya-karya Tuhan di sekitarnya. Mereka terlalu fokus pada hal-hal yang bersifat fisik dan sementara, sehingga tidak menyadari bahwa Tuhan sedang bekerja dalam kehidupan mereka setiap hari.

Tuhan berbicara kepada Israel yang hancur dengan kata-kata: Angkatlah matamu! Ini menjadi pengingat bahwa Allah sedang bekerja, mengumpulkan umat-Nya, dan memulihkan masa depan mereka. Bagi kita, ini juga menjadi ajakan untuk membuka mata rohani dan melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kisah John Wesley: Kelahiran Baru yang Mengubah Hidup

Salah satu contoh nyata dari perubahan yang terjadi ketika seseorang melihat dengan mata iman adalah kisah John Wesley (17031791). Ia dikenal sebagai tokoh besar dalam gerakan Kejuruan Inggris. Meskipun telah menjadi pelayan Tuhan selama bertahun-tahun, ia mengakui bahwa ia belum sungguh-sungguh mengenal Kristus secara pribadi.

Pada suatu malam di Aldersgate Street, saat mendengar pembacaan pengantar Martin Luther atas surat Roma, ia merasa hatinya hangat. Saat itulah ia mengalami kelahiran baru. Sejak saat itu, pandangan Wesley terhadap hidup berubah. Ia mulai melihat dunia bukan dengan mata jasmani, tetapi dengan mata iman, melihat jiwa-jiwa yang butuh terang Injil.

Teologi Reformed dan Regeneration

Teologi Reformed menekankan pentingnya regeneration atau kelahiran baru yang membuka mata rohani. Orang yang telah diperbaharui oleh Roh Kudus melihat dunia dengan perspektif ilahi. Calvin berkata bahwa iman adalah mata baru yang membuat manusia mengenali tangan Allah dalam segala hal.

Tanpa kelahiran baru, kita hanya melihat kesulitan; dengan iman, kita melihat harapan. Regeneration adalah karya Roh Kudus yang mengubah hati manusia dari mati dalam dosa menjadi hidup bagi Allah. Ini adalah bagian dari doktrin panggilan yang efektif (effectual calling) dalam teologi Reformed, di mana Allah bukan hanya mengundang, tetapi juga memampukan seseorang untuk menanggapi panggilan itu dengan iman sejati.

Pentingnya Melihat dengan Mata Iman

Pemuda Kristen perlu belajar melihat dengan mata iman, bukan perasaan. Ketika engkau lelah, angkatlah pandanganmu dan lihat: Tuhan masih bekerja. Ia mengumpulkan orang, mengubah hati, dan memakai hidupmu menjadi bagian dari karya besar-Nya.

Dengan melihat dengan mata iman, kita akan lebih mudah mengenali kehadiran Tuhan dalam setiap situasi. Kita akan lebih percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik bagi kita, meskipun sering kali tidak terlihat dengan mata biasa.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan