Kecelakaan Beruntun Melibatkan Odong-odong di Pantura Brebes
Pada Senin (1/12/2025), terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan odong-odong di ruas Jalan Pantura Brebes, Jawa Tengah. Kejadian ini terjadi tepatnya di barat Polsek Bulakamba. Odong-odong yang dikemudikan oleh seseorang tiba-tiba berpindah lajur dan menabrak kendaraan lain, termasuk mobil pick up dan sepeda motor.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah mobil pick up dengan nomor polisi A-8532-VC dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G-5956-AWG. Menurut informasi dari Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenurrozaq, kecelakaan bermula saat odong-odong melaju dari arah Cirebon menuju Tegal di lajur kanan. Ketika sampai di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berpindah ke lajur kiri untuk menghindari kendaraan lain yang berbelok di depannya.
Namun, pada saat yang sama, mobil pick up melaju dari arah yang sama di lajur kiri. Akibat jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Benturan tersebut membuat mobil pick up mengerem mendadak hingga berhenti. Di waktu yang bersamaan, dari belakang muncul sepeda motor Honda Beat yang juga melaju dari arah yang sama. Motor tersebut tidak mampu menghindar dan menabrak bagian belakang pick up.
Odong-odong yang terlibat dalam kecelakaan tersebut terus melaju hingga menabrak sebuah konter HP. Meskipun kecelakaan beruntun ini terjadi, beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan seluruh kendaraan diamankan sebagai barang bukti. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan Odong-odong di Kabupaten Malang
Sebelumnya, kecelakaan serupa juga pernah terjadi di Kabupaten Malang. Pada Minggu (24/12/2023) pukul 08.00 WIB, odong-odong diterjang kereta api di perlintasan KA sebidang dengan palang pintu di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Sopir odong-odong, Liswanto (58) warga setempat, meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Tupi, warga setempat yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, mengaku kaget saat mendengar suara tabrakan tersebut karena rumahnya berhadapan langsung dengan rel. Ia sedang menjemur kasur ketika mendengar suara bruaaakk. Setelah keluar rumah, ia melihat odong-odong ringsek di depan rumahnya dan seseorang bersimbah darah terjepit di dalamnya.
Sai, warga setempat lainnya, menjelaskan bahwa pada saat kejadian, perlintasan tidak ada yang jaga. Biasanya ada relawan dan kereta membunyikan klakson, namun kali ini tidak terdengar. Hal ini kemungkinan membuat sopir tidak menyadari adanya kereta yang melaju dari arah berlawanan.
Kecelakaan Odong-odong di Jember
Selain di Brebes dan Malang, kecelakaan odong-odong juga terjadi di Jember. Pada Selasa (10/6/2025), sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan kereta odong-odong yang mengangkut murid TK, yang terguling dan menimpa dua sepeda motor.
Kecelakaan terjadi sekira pukul 08.00 WIB, saat kereta odong-odong yang dikemudikan M. Arifin (56) terguling di simpang tiga Jalan Mayang. Kereta tersebut membawa 42 penumpang yang terdiri dari siswa, wali murid, dan guru dari TK Dewi Masyitoh. Mereka dalam perjalanan menuju Kecamatan Jombang untuk kegiatan latihan manasik haji.
Menurut keterangan Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmat, insiden ini terjadi ketika sebuah sepeda motor tanpa identitas melintas secara mendadak. Sehingga pengemudi odong-odong kaget karena jarak yang terlalu dekat, spontan pengemudi kereta kelinci pun membanting setir ke kiri.
Akibatnya, rangka nomor dua kereta odong-odong terguling dan menimpa dua sepeda motor yang terparkir. Sebanyak sembilan penumpang kereta odong-odong mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Dari sembilan korban, satu orang mengalami luka di kepala, dua patah tulang, dan enam lainnya mengalami luka ringan. Semua korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Kaliwates Jember untuk mendapatkan perawatan medis.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar