Pablo Ganet Ditarik Guinea Khatulistiwa untuk Piala Afrika 2025

Absennya Pablo Ganet Dampak pada Persita Tangerang

Pablo Ganet, gelandang andalan Persita Tangerang, akan absen dalam dua laga terakhir di bulan Desember. Hal ini dikarenakan dirinya resmi menerima panggilan dari Tim Nasional Guinea Khatulistiwa untuk berlaga di Piala Afrika 2025 yang akan digelar di Maroko mulai 21 Desember mendatang.

Kabar ini menjadi kebanggaan bagi Ganet, sekaligus tantangan tersendiri bagi klubnya, Persita Tangerang. Sebab, klub asal Tangerang sedang membutuhkan konsistensi poin di BRI Super League. Dengan jadwal turnamen yang beririsan, Ganet tidak akan bisa tampil saat Persita menghadapi Persik Kediri pada 21 Desember di Indomilk Arena dan melawan Arema FC pada 29 Desember di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Ganet mengungkapkan rasa senangnya karena kembali dipanggil untuk tampil di turnamen besar seperti Piala Afrika bersama negara asalnya. Ini merupakan turnamen ketiga yang ia ikuti bersama Guinea Khatulistiwa. Sebelumnya, ia turut serta dalam edisi 2021 dan 2023. Pada dua kesempatan tersebut, Guinea Khatulistiwa berhasil menembus perempat final dan 16 besar, pencapaian yang cukup membanggakan bagi tim yang sering kali tidak difavoritkan di benua Afrika.

Tahun ini, tantangan baru menanti. Guinea Khatulistiwa tergabung di Grup E bersama Aljazair, Burkina Faso, dan Sudan. Ganet mengakui bahwa persaingan akan sangat berat. “Setiap pertandingan akan sulit, di mana kami akan berjumpa dengan negara-negara besar seperti Aljazair dan Burkina Faso,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal bagi negaranya. “Saya berharap bisa menjalani turnamen ini dengan baik dan tentu berharap Persita juga bisa meraih poin maksimal di dua laga pada bulan ini.”

Di skuat Guinea Khatulistiwa, Ganet termasuk nama senior dengan catatan 57 caps. Ia akan bergabung dengan pemain-pemain berpengalaman lainnya seperti Pedro Obiang (Monza), Emilio Nsue (Intercity), dan Basilio Ndong (Tirana). Kehadiran para pemain senior ini diharapkan dapat memperkuat mental tim di fase grup.

Persita Harus Beradaptasi Tanpa Ganet

Bagi Persita, absennya Ganet menjadi pekerjaan rumah tersendiri, terutama dalam menjaga stabilitas lini tengah. Namun, klub asal Tangerang itu sudah sering menghadapi situasi serupa ketika pemain dipanggil tim nasional. Musim ini, mereka kembali dituntut untuk bisa beradaptasi dengan cepat.

Piala Afrika 2025 menjadi peluang bagi Ganet untuk menambah pengalaman internasional, sekaligus momentum untuk menunjukkan performa terbaiknya jelang paruh kedua musim bersama Persita. Dengan penampilannya yang konsisten, Ganet diharapkan dapat memberikan dampak positif baik bagi klub maupun negara.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan