Pajak dan Bank Sampah Jadi Fokus Akhir Tahun di Kelurahan Kaligandu, Kota Serang

Pajak dan Bank Sampah Jadi Fokus Akhir Tahun di Kelurahan Kaligandu, Kota Serang

Peningkatan PBB-P2 dan Program Lingkungan di Kelurahan Kaligandu

Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, mencatat sejumlah capaian positif menjelang akhir tahun 2025. Fokus utama pemerintah kelurahan sepanjang tahun ini adalah optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta penguatan program lingkungan melalui Bank Sampah.

Kepala Kelurahan Kaligandu, Agus Rahman, S.A.P, menjelaskan bahwa PBB-P2 merupakan salah satu sumber penting Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hasilnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa pajak ini berasal dari masyarakat dan kembali untuk masyarakat, khususnya untuk pembangunan di Kota Serang.

Untuk meningkatkan realisasi PBB, pihak kelurahan mengoptimalkan peran RT dan RW dalam melakukan sosialisasi langsung kepada warga. Upaya tersebut menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Meski pada tahun 2025 Kelurahan Kaligandu belum masuk tiga besar seperti tahun sebelumnya, realisasi PBB-P2 tetap menunjukkan tren positif. Dari total 19 RW, capaian pembayaran pajak telah melampaui 51 persen, menempatkan Kelurahan Kaligandu di lima besar tingkat Kecamatan Serang.

Program KRLA dan Pengembangan Bank Sampah

Selain pajak, Kelurahan Kaligandu juga aktif dalam program KRLA (Kampung Resik Lan Aman) yang digelar pada November 2025. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menitikberatkan pada penataan dan hiasan lingkungan, KRLA tahun ini difokuskan pada penguatan Bank Sampah.

Salah satu bank sampah percontohan berada di RW 15 Bumi Serang Baru, yang telah berdiri dan berjalan selama tujuh tahun. Bank sampah tersebut tumbuh dari inisiatif dan kesadaran masyarakat, bukan semata karena dorongan lomba. Tujuan utama bank sampah adalah membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah. Tidak semua sampah harus dibuang ke TPA Cilowong, karena sebagian bisa dikelola dan bahkan memiliki nilai ekonomis bagi warga.

Harapan untuk Tahun 2026

Menatap tahun 2026, Agus Rahman berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan, ketertiban, dan ketenteraman lingkungan semakin meningkat. Ia juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Kelurahan Kaligandu pada tahun ini memberikan reward kepada RW dengan capaian pajak tertinggi. RW 13, yang diketuai oleh Mengki, menerima satu ekor kambing sebagai penghargaan atas perolehan PBB-P2 tertinggi di wilayah Kaligandu.

Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi RW lainnya agar semakin semangat bersinergi dalam mencapai target pajak Kota Serang.

Sinergi Masyarakat dan Pemerintah

Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan, RT, RW, dan masyarakat, Kelurahan Kaligandu optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.

Beberapa inisiatif dan program yang dilakukan oleh pihak kelurahan telah membuktikan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan. Dengan kerja sama yang baik, Kelurahan Kaligandu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan