nurulamin.pro.CO.ID, BANDUNG – Pada Jumat (12/12/2025) pagi, sejumlah karyawan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) turun ke Jalan Tamansari, Kota Bandung, untuk mengumpulkan donasi pakan satwa. Aksi ini dilakukan karena keterbatasan dana operasional yang membuat kebutuhan pakan satwa semakin sulit terpenuhi.
Dalam kegiatan tersebut, para pekerja membawa kardus sebagai tempat donasi dari pengguna jalan yang melintas di kawasan Tamansari. Sebagian dari mereka juga membawa boneka satwa, sementara yang lain menyampaikan orasi dengan diiringi alunan musik. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian masyarakat dan membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa di Kebun Binatang Bandung.
Yaya Suhaya, Ketua Serikat Pekerja Mandiri Direnten sekaligus pekerja Bandung Zoo, menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk inisiatif karyawan untuk menggalang donasi pakan satwa. Ia menyebutkan bahwa pengelola mulai mengalami kesulitan keuangan sejak Kebun Binatang Bandung ditutup pada Agustus lalu.
“Kami dari karyawan berinisiatif menggalang donasi kepada masyarakat sekitar. Ini merupakan bentuk kepedulian karyawan terhadap satwa karena kami punya kewajiban memelihara dan menjaga satwa dengan baik,” ujarnya.
Menurut Yaya, hingga saat ini belum ada perhatian signifikan dari pemerintah terhadap kondisi Kebun Binatang Bandung. Oleh karena itu, karyawan terpaksa turun ke jalan untuk mencari biaya operasional melalui penggalangan donasi. Sejak penutupan empat bulan lalu, dana operasional semakin menipis.
Ia menambahkan bahwa karyawan harus merogoh kocek pribadi untuk membeli pakan seadanya agar satwa tidak kelaparan. “Kami sangat khawatir dengan kondisi satwa di Kebun Binatang Bandung. Kami tidak ingin terjadi ancaman kelaparan atau penelantaran satwa, sehingga kami berinisiatif melakukan ini,” katanya.
Meski pakan yang diberikan relatif di luar standar karena keterbatasan biaya operasional, pihaknya berupaya memastikan satwa tetap dalam kondisi sehat dan hidup. “Alhamdulillah, sudah banyak donatur atau masyarakat yang peduli terhadap Kebun Binatang Bandung. Ada yang menyumbangkan sebagian hartanya untuk keberlangsungan hidup satwa di Bandung Zoo,” ujarnya.
Tantangan yang Dihadapi Kebun Binatang Bandung
- Kurangnya dana operasional: Penutupan Kebun Binatang Bandung selama beberapa bulan menyebabkan pendapatan menurun drastis.
- Keterbatasan pakan: Karyawan terpaksa membeli pakan dengan anggaran terbatas agar satwa tidak kekurangan makanan.
- Tidak adanya dukungan pemerintah: Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk membantu pembiayaan operasional.
Upaya Karyawan untuk Menyelamatkan Satwa
- Penggalangan donasi: Karyawan turun ke jalan untuk mengajak masyarakat berkontribusi dalam bentuk donasi.
- Membawa boneka satwa: Tujuannya adalah untuk menarik perhatian pengguna jalan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa.
- Orasi dan musik: Dengan diiringi alunan musik, karyawan menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan Kebun Binatang Bandung.
Respons Masyarakat
Banyak masyarakat yang memberikan respons positif terhadap aksi karyawan Kebun Binatang Bandung. Beberapa orang menyumbangkan sebagian hartanya untuk mendukung keberlangsungan hidup satwa. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada rasa peduli dan kepedulian terhadap lingkungan dan satwa liar.
Dengan upaya karyawan dan dukungan masyarakat, harapan besar dipegang bahwa Kebun Binatang Bandung dapat tetap beroperasi dan menjaga keberagaman hayati di wilayah Bandung. Namun, dibutuhkan perhatian lebih besar dari pihak berwenang agar masalah keuangan tidak terus berlarut-larut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar