Timnas U22 Indonesia Gagal Lolos ke Babak Semifinal SEA Games 2025
Tersingkirnya Timnas U22 Indonesia dari SEA Games 2025 menimbulkan kekecewaan di kalangan publik. Tim yang dilatih oleh Indra Sjafri gagal melangkah ke babak semifinal setelah kalah dalam pertandingan terakhir Grup C, meski berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1.
Hasil tersebut terjadi karena Timnas U22 Indonesia tidak mampu menggeser posisi Malaysia sebagai runner-up terbaik SEA Games 2025. Kekalahan produktivitas gol menjadi alasan utama mereka gagal melaju lebih jauh.
Penampilan Timnas U22 Indonesia di bawah asuhan Indra Sjafri juga mendapat perhatian khusus dari pengamat sepak bola nasional. Banyak pihak memberikan kritik terhadap performa tim dalam ajang ini.
Perbedaan Cara Bermain Antara Indra Sjafri dan Gerald Vanenburg
Erwin Fitriansyah, seorang pengamat sepak bola nasional, menilai bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam cara bermain tim saat masih dilatih oleh Gerald Vanenburg dibandingkan saat ditangani oleh Indra Sjafri.
Meskipun komposisi pemain sebagian besar sama, Erwin menyatakan bahwa Timnas U22 Indonesia di bawah arahan Vanenburg terlihat lebih meyakinkan.
Waktu ditangani oleh Gerald Vanenburg, dengan materi pemain yang kurang lebih sama, yaitu sekitar 70-80 persen pemainnya sama seperti yang sekarang, ujar Erwin.
Ia menyoroti semangat juang dan cara bermain yang lebih meyakinkan ketika Vanenburg masih memimpin. Cara mainnya lebih meyakinkan, bisa menguasai permainan, tambahnya.
Strategi Vanenburg Lebih Kreatif
Menurut Erwin, Timnas U23 Indonesia di bawah asuhan Vanenburg terlihat lebih kreatif dalam bermain. Meskipun kesempatan yang diberikan kepada Vanenburg untuk mengembangkan skuad Garuda Muda tidak sebanyak yang diberikan kepada Indra Sjafri, ia tetap menilai bahwa Vanenburg memiliki pendekatan yang lebih baik.
Ada variasi-variasi yang lebih kreatif dimainkan di timnya Gerald Vanenburg, katanya.
Erwin juga menegaskan bahwa Vanenburg tidak memiliki waktu yang lama untuk menangani tim yang hampir sama dengan yang sekarang.
Daya Juang Pemain Di Bawah Asuhan Vanenburg
Satu hal yang pasti, Erwin memuji daya juang para pemain Timnas U23 Indonesia di bawah asuhan Vanenburg. Ia menilai bahwa semangat juang yang ditunjukkan oleh pemain saat itu lebih tinggi dibandingkan saat mereka tampil di SEA Games 2025.
Saya juga melihat semangat juang, selain kreativitas, semangat juang yang ditampilkan ketika di SEA Games ini menurut saya di bawah dari ketika ditangani oleh kepala tim Gerald Vanenburg, ujarnya.
Kesempatan yang Diberikan kepada Indra Sjafri
Erwin Fitriansyah juga membandingkan kesempatan yang diberikan kepada Indra Sjafri untuk mempersiapkan timnya. Menurutnya, Gerald Vanenburg memiliki latar belakang yang berbeda, tetapi dengan apa yang diperolehnya dari PSSI, ia dinilai lebih unggul dari Indra Sjafri.
Padahal latar belakangnya kan Gerald Vanenburg nggak selama Coach Indra diserahi untuk menangani tim kan.
Ia menambahkan bahwa uji-coba yang diberikan kepada Indra Sjafri lebih banyak dibandingkan dengan Vanenburg.
Dan uji-cobanya juga menurut saya diberikan kesempatan yang lebih banyak untuk Indra Sjafri dibandingkan dengan Gerald gitu, ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar