
Panduan Tata Perayaan Ekaristi Minggu 28 Desember 2025
Panduan tata perayaan ekaristi untuk hari Minggu 28 Desember 2025 telah disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD. Teks panduan ini mencakup berbagai bagian dari ibadah liturgis yang akan dilaksanakan dalam perayaan Pesta Keluarga Kudus. Berikut adalah struktur lengkap dan rinci dari tata perayaan tersebut.
Persiapan Misa
Sebelum perayaan dimulai, para petugas liturgi berkumpul di sakristi. Di meja perayaan disiapkan lilin bernyala yang mengapiti salib, serta Alkitab untuk bacaan dan buku nyanyian untuk lagu-lagu liturgis. Untuk menjaga suasana kekhusukan, alat-alat komunikasi sebaiknya dimatikan.
Ketika memulai, pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”, dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”. Kemudian dinyanyikan lagu pembuka.
01. Tanda Salib dan Salam
P: Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin.
P: Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U: Sekarang dan selama-lamanya.
02. Kata Pembuka
P: Hari ini, Gereja mengajak kita semua untuk merayakan Pesta Keluarga Kudus. Perayaan ini mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu hadir di dalam keluarga kita, sebagaimana Dia hadir dalam Keluarga Kudus Nazaret.
[...]
03. Tobat dan Permohonan Ampun
P: Di hadapan Tuhan yang mempertemukan keluarga-keluarga dan kita sekalian di tempat ini, marilah kita mengakui kesalahan dan dosa kita, agar kita layak mengikuti perayaan kudus ini.
U: Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P: [Dengan tangan terkatup] Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.
04. Menyanyikan Lagu Kemuliaan
[Dianjurkan untuk memakai Madah Kemuliaan di bawah ini.]
P: Kemuliaan kepada Allah di surga
U: dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
P: Kami memuji Dikau,
U: Kami meluhurkan Dikau.
P: Kami menyembah Dikau,
U: Kami memuliakan Dikau.
P: Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar.
U: Ya Tuhan Allah, raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa.
P: Ya Tuhan Yesus Kristus, Putera yang tunggal.
U: Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putera Bapa.
P: Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
U: Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
P: Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.
U: Karena hanya Engkaulah kudus.
P: Hanya Engkaulah Tuhan.
U: Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Yesus Kristus.
P: Bersama dengan Roh Kudus,
U: dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.
05. Doa Pembuka
P: Marilah kita berdoa, [hening sejenak] Ya Allah, Engkau berkenan memberikan kepada kami Keluarga Kudus sebagai teladan yang unggul. Semoga kami meneladannya dalam keutamaan hidup berkeluarga dan dalam ikatan cinta, agar kami layak menikmati dengan penuh sukacita anugerah hidup abadi di dalam rumah-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U: Amin.
06. Ajakan Mendengarkan Sabda Tuhan
P: Marilah kita sekarang membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan, sumber hidup kita, agar kita mampu menghadirkan-Nya di dalam keluarga kita sekalian.
[Bacaan dibacakan dari Alkitab]
07. Bacaan Pertama (Sir. 3:2-6,12-14)
L: Bacaan dari Kitab Putra Sirakh Memang Tuhan telah memuliakan bapa pada anak-anaknya, dan hak ibu atas para anaknya diteguhkan-Nya. Barang siapa menghormati bapinya memulihkan dosa, dan siapa memuliakan ibunya serupa dengan orang yang mengumpulkan harta.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
08. Mendaraskan Mazmur Tanggapan
Refren (Mzm. 128:1)
Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
Mzm. 128:1-2,3,4-5
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
[...]
09. Bacaan Kedua (Kol. 3:12-21)
L: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose
Saudara-saudari, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
[...]
10. Alleluia (Kol. 315a,16a)
P: Alleluia
U: Alleluia
P: Semoga damai sejahtera Kristus menguasai hatimu, * semoga sabda Kristus dengan segala kekayaannya tinggal di antara kamu.
U: Alleluia
11. Injil (Mat. 2:13-15,19-23)
P: Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Matius.
[...]
12. Renungan Singkat
Kita barusan mendengarkan kisah pengungsian Keluarga Kudus ke Mesir untuk menyelamatkan hidup bayi Yesus. Kisah ini mengajarkan kita satu dua hal yang berkaitan dengan iman kita.
[...]
13. Hening Sejenak
[...]
14. Syahadat
P: Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa...
15. Doa Umat
P: Saudara-saudari, sebagai satu keluarga besar marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa kita:
P: Bagi Gereja kudus. Kita berdoa bagi Gereja agar berkembang menjadi keluarga besar yang dilandasi oleh cinta kasih dan persaudaraan sejati. Marilah kita mohon…
[...]
16. Kolekte
[Selanjutnya ada pengumpulan kolekte sebagai perwujudan cinta kepada Sang Sabda dan kepada sesama yang berkekurangan, diiringi lagu yang sesuai. Kolekte dikumpulkan lalu dihantar dan diletakkan di depan mimbar] diiringi lagu persembahan yang bernada Syukur Kepada Tuhan atau Ajakan Berbagi.
17. Doa Pujian
[Sesudah Kolekte, Pemimpin membawakan Doa Pujian sambil berdiri di depan umat, menghadap ke altar dan umat berdiri dan setiap kali mendaraskan aklamasi bersama.]
P: Saudara-saudari yang terkasih, Allah telah sudi menjadi manusia, tinggal dalam sebuah keluarga, untuk menyelamatkan kita dan membawa kita kepada hidup yang kekal. Maka marilah kita memuji Dia dan berseru:
Puji syukur berlimpah bagi-Mu, ya Allah yang kekal.
U: Puji syukur berlimpah bagi-Mu, ya Allah yang kekal.
[...]
18A. Cara A: Dengan Komuni
Sesudah Doa Pujian, Pemimpin menuju ke altar untuk mempersiapkan komuni. Ia membentangkan kain korporale di atas altar dan kemudian mengambil Sakramen Mahakudus dari tabernakel dan diletakkan di atas kain korporale. Sesudah mempersiapkan segala yang perlu untuk Komuni Kudus, para pemandu/pengantar bersama para pelayan dan umat beriman berlutut menyembah dalam keheningan sesaat. Sesudah itu Pemimpin mengajak umat untuk menyanyikan lagu Bapa Kami sambil berdiri.
[...]
18B. Cara B. Tanpa Komuni
P: Pada perayaan ini kita tidak menyambut Komuni kudus. Meskipun demikian, marilah kita menghayati kehadiran Tuhan yang kita rindukan di dalam hati kita masing-masing.
[...]
19B. Bapa Kami
Berdiri
P: Saudara-saudari terkasih, kita telah dipersatukan oleh iman yang sama. Maka sebagai Putra-Putri Bapa yang satu dan sama, marilah kita berdoa sebagaimana yang diajarkan oleh Putra-Nya sendiri.
U: Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
[...]
20B. Doa Komuni Batin
Berlutut/berdiri
Pemimpin mengajak semua yang hadir untuk melaksanakan Komuni Batin dengan rumusan ajakan antara lain sebagai berikut:
P: Kini, mari kita siapkan hati kita untuk menyambut kedatangan Tuhan di dalam hati kita.
[...]
21. Doa Penyerahan Keluarga Kepada Tuhan Yesus
Tuhan Yesus, Engkau menguduskan hidup berkeluarga dengan hidup sendiri dalam keluarga Santo Yusuf di Nazaret. Kami semua berkumpul di hadapan-Mu untuk membaharui penyerahan seluruh keluarga kami kepada-Mu, raja dan pusat segala hati. Kami mohon, tinggallah di rumah kami dan kuasailah kami.
[...]
22. Amanat Pengutusan
P: Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, Yesus memilih hidup di dalam keluarga sederhana, keluarga Maria dan Yusuf. Yesus menjadi pusat Keluarga Kudus itu. Dalam berbagai suka-duka perjuangan hidup berkeluarga, kita boleh yakin bahwa Tuhan hadir di tengah kita. Dengan meneladan Keluarga Kudus itu, keluarga kita pun hendaknya terarah kepada Kristus dan diresapi oleh cinta kasih-Nya. Maka dari kita, kita hendaknya senantiasa menyadari kehadiran-Nya di dalam keluarga kita.
[...]
23. Doa Penutup
P: Marilah kita berdoa, Ya Tuhan, kami berterima kasih untuk Sabda-Mu yang meneguhkan hati kami. Engkau selalu berjalan bersama kami. Bantulah kami untuk senantiasa menyadari kehadiran-Mu itu di dalam pekerjaan dan di dalam keluarga kami. Demi Kristus, Dialah Tuhan dan pengantara kami.
U: Amin.
24. Mohon Berkat Tuhan
P: Sebelum mengakhiri perayaan ini marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan. [hening sejenak]
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
[sambil membuat Tanda Salib pada diri sendiri]
DALAM NAMA BAPA, DAN PUTRA, DAN ROH KUDUS.
U: Amin.
P: Perayaan Sabda kita ini sudah selesai.
U: Syukur kepada Allah.
25. Pengutusan
P: Marilah pergi, kita diutus.
U: Amin.
26. Lagu Penutup
(Sumber P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD/kgg).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar