
Pantai Malaumkarta Menjadi Destinasi Wisata yang Semakin Populer
Pantai Malaumkarta, yang terletak di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menjadi salah satu tempat wisata yang semakin diminati oleh masyarakat. Pada Sabtu (3/1/2026), ribuan orang memadati kawasan ini, menunjukkan antusiasme besar dari pengunjung.
Jumlah pengunjung yang datang sejak pagi hingga siang hari mencapai sekitar 1.000 orang. Pengunjung berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan mereka mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIT. Hal ini menunjukkan bahwa Pantai Malaumkarta telah menjadi destinasi yang sangat menarik bagi para wisatawan.
Fasilitas yang Lengkap dan Menarik
Pantai Malaumkarta kini dilengkapi dengan berbagai wahana wisata, seperti banana boat, area tongkrongan, serta paket wisata ke Pulau Um. Selain itu, fasilitas-fasilitas lainnya juga tersedia, seperti area foto, gazebo, tempat bersantai, mandi laut, hingga tempat bersih badan. Hal ini membuat pengunjung merasa nyaman dan dapat menikmati waktu liburan mereka dengan lebih maksimal.
Menurut pemandu wisata Pantai Malaumkarta, Hermanus Doo, jumlah pengunjung yang datang sejak pagi hingga siang hari mencapai sekitar 1.000 orang. Ia juga memprediksi bahwa besok akan lebih ramai lagi. Harga penyeberangan pulang-pergi ke Pulau Um sebesar Rp300.000, sedangkan wahana banana boat dikenakan biaya Rp50.000 per orang untuk sekali naik.
Pengalaman Wisata yang Mengesankan
Salah seorang pengunjung, Akbar (26), mengaku puas berwisata di Pantai Malaumkarta. Meski waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam, semua terbayar karena fasilitasnya lengkap. Ia menyebutkan bahwa dibandingkan dengan objek wisata Tanjung Kasuari, Pantai Malaumkarta memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
Akbar berharap pengembangan Pantai Malaumkarta terus ditingkatkan agar dapat menjadi destinasi wisata unggulan berskala nasional hingga internasional.
Daya Tarik Utama Pantai Malaumkarta
Pasir Putih & Air Jernih
Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang halus dan air laut yang sangat jernih, cocok untuk berenang atau sekadar bersantai.
Pulau Um
Hanya berjarak sekitar 15 menit menggunakan perahu dari pantai. Pulau ini unik karena menjadi habitat bagi ribuan kelelawar (yang terbang di siang hari) dan burung camar (yang aktif di malam hari)—sebuah fenomena alam yang terbalik.
Konservasi Satwa
Di bulan-bulan tertentu (Juli–September), pengunjung bisa melihat penyu bertelur. Selain itu, kawasan ini juga merupakan habitat bagi dugong dan berbagai jenis ikan harian.
Kearifan Lokal "Egek"
Masyarakat setempat menerapkan hukum adat Egek (serupa dengan Sasi), yaitu larangan mengambil hasil laut tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk menjaga kelestarian ekosistem.
Fasilitas Wisata yang Tersedia
De' Malaukarta ECOResort
Salah satu penginapan berbasis ekologi yang cukup populer di sana.
Gazebo & Shelter
Tersedia tempat beristirahat di pinggir pantai.
Penyewaan Perahu
Untuk menyeberang ke Pulau Um, biaya sewa perahu biasanya berkisar antara Rp300.000 – Rp500.000 (pulang-pergi, tergantung kapasitas dan negosiasi).
Spot Foto
Terdapat dermaga kayu dan gerbang ikonik Kampung Malaumkarta yang sering dijadikan latar foto.
Akses dan Lokasi
Jarak
Sekitar 40–50 km dari pusat Kota Sorong.
Waktu Tempuh
Kurang lebih 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat. Kondisi jalan sudah cukup baik dan beraspal, namun berkelok-kelok saat memasuki area hutan.
Transportasi
Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi (motor/mobil) atau menyewa kendaraan dari Kota Sorong.
Estimasi Biaya Terbaru
Tiket Masuk
Gratis - Rp10.000/orang
Parkir Kendaraan
Rp5.000 (Motor) - Rp20.000 (Mobil)
Sewa Perahu (ke Pulau Um)
Rp300.000 - Rp500.000 (per perahu)
Makan/Minum
Rp25.000 - Rp75.000
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar