Banjir Bandang di Pasar Lalang, Kuranji Mulai Surut
Banjir bandang yang sebelumnya menggenangi Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kini mulai surut dan lumpur sisa banjir mulai mengering. Pada hari Sabtu (3/1/2026), berbagai upaya dilakukan untuk membersihkan area yang terdampak banjir.
Bantuan dari Prajurit TNI
Prajurit TNI turun langsung membantu warga membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur dan material yang terbawa banjir. Mereka menggunakan alat seperti cangkul dan sekop untuk membersihkan bagian-bagian yang terkena dampak banjir.
Banjir yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, berlangsung hingga pukul 23.00 WIB. Akibatnya, petugas gabungan sempat melakukan evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.
Pada Sabtu pukul 13.11 WIB, seorang wartawan melaporkan bahwa banjir sudah surut dan warga kembali ke rumah masing-masing. Prajurit TNI terlihat bekerja sama dengan warga untuk membersihkan sisa-sisa banjir.
Pengalaman Warga Pasar Lalang
Salah satu warga, Melati, mengatakan bahwa banjir di daerahnya sudah mengering sejak pukul 07.00 WIB. Ia mulai membersihkan rumahnya sejak pagi hari. Menurutnya, rumahnya tidak hanya terendam lumpur, tetapi juga terdapat batu dan kayu yang terbawa banjir.
Beruntung, ia dibantu oleh prajurit TNI dalam proses pembersihan. Prajurit tersebut tiba sejak pukul 08.00 WIB dan langsung membantu membersihkan rumah warga. Mereka menggunakan cangkul dan sekop secara manual, serta dibantu oleh warga setempat.
Kondisi Rumah Setelah Banjir

Kondisi rumah warga pascabanjir dipenuhi lumpur hingga setinggi 1 meter. Bekas air banjir diperkirakan sedada orang dewasa. Hal ini terlihat jelas di dinding rumah warga. Selain itu, banjir juga membawa batu dan kayu yang menempel di berbagai bagian rumah.
Perabotan yang sempat terendam banjir dikeluarkan dari dalam rumah dan diletakkan di pekarangan. Perabotan tersebut termasuk kasur, lemari, kursi, sofa, dan lain sebagainya. Banjir juga merendam area sawah milik warga, padahal tanaman padi tersebut sudah tumbuh tinggi.
Area sawah yang sebelumnya hijau ditumbuhi padi, kini berubah menjadi hamparan lumpur dan batu. Sedangkan sawah lainnya yang tidak tertutup lumpur juga mengalami kerusakan berupa batang padi rebah akibat arus banjir.
Alat Berat Bekerja Bersama Warga

Untuk penanganan banjir di Pasar Lalang, alat berat juga sudah bekerja. Menurut Melati, alat berat datang sekitar pukul 13.00 WIB, mulai membersihkan material di bagian jalan, lalu ke arah sungai. Sementara itu, alat berat terlihat mengeruk material di bagian sungai di samping permukiman warga.
Jaraknya cukup dekat, sekitar beberapa langkah saja dari permukiman warga. Proses pembersihan ini dilakukan secara bertahap, dengan bantuan alat berat dan tenaga manusia. Dengan adanya bantuan ini, warga dapat segera memulihkan kondisi lingkungan mereka.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar