
Kunjungan Kerja BPH Migas ke Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menerima kunjungan kerja dari Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada hari Sabtu, 26 Desember 2025. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memantau kesiapan operasional kilang guna memastikan kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Selama kunjungan tersebut, Komite BPH Migas melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas kilang. Mereka juga memantau aspek keselamatan kerja, keandalan produksi, serta langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan oleh PT KPI Unit Balikpapan untuk menjaga kontinuitas pasokan energi nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh beberapa perwakilan penting, seperti Direktur Minyak Mentah dan Minyak Bumi PT Pertamina International Shipping Arif Yunianto, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani, serta jajaran manajemen dari masing-masing entitas terkait.
Pjs General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Yusuf Mansyur, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengawasan yang dilakukan oleh BPH Migas. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran kilang telah bersiap untuk menjaga kelancaran operasional, terutama menghadapi potensi peningkatan konsumsi energi selama Nataru.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses operasional berjalan optimal melalui penguatan koordinasi, kesiapan sumber daya, serta peningkatan kualitas pelayanan, sehingga masyarakat dapat merasakan pasokan energi yang aman dan andal,” ujar Yusuf.
Ia menjelaskan, berbagai langkah antisipatif telah dilakukan, mulai dari peningkatan pengawasan operasional, kesiapan personel dan fasilitas pendukung, hingga koordinasi lintas sektor. Seluruh petugas juga diimbau untuk selalu mengedepankan profesionalisme dan keselamatan kerja.
Langkah-Langkah yang Dilakukan untuk Memastikan Pasokan BBM
Beberapa langkah utama yang telah diambil oleh PT KPI Unit Balikpapan antara lain:
- Peningkatan pengawasan operasional secara intensif
- Persiapan personel dan fasilitas pendukung yang siap beroperasi 24 jam
- Koordinasi yang lebih baik dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat
Selain itu, kilang juga telah mempersiapkan sistem pemantauan real-time untuk memastikan tidak ada gangguan dalam proses produksi dan distribusi BBM.
Peran BPH Migas dalam Pengawasan Infrastruktur Energi
Komite BPH Migas Eman Salman Arief menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan regulator untuk memastikan kesiapan infrastruktur energi nasional. Ia menekankan bahwa kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas BBM selama periode Natal dan Tahun Baru.
“Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas BBM selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Eman.
Selain pemaparan informasi, rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke area Kilang Balikpapan, proyek RDMP, serta Integrated Terminal Balikpapan. Dengan adanya sinergi antara regulator dan operator kilang, diharapkan pasokan energi nasional tetap aman dan berkelanjutan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar