Pasukan Rusia Patahkan Pertahanan Ukraina di Seversk dan Rebut Desa Lyman Kharkiv

Pasukan Rusia Patahkan Pertahanan Ukraina di Seversk dan Rebut Desa Lyman Kharkiv

Kekuasaan Rusia di Kota Seversk Dibantah oleh Militer Ukraina

Kota Seversk, yang menjadi salah satu wilayah strategis di wilayah Donetsk, kini menjadi pusat perhatian dalam konflik antara Rusia dan Ukraina. Klaim bahwa pasukan Rusia telah menguasai kota tersebut diklaim tidak benar oleh militer Ukraina. Pemerintah Kiev menyatakan bahwa tentara mereka masih bertahan di kota tersebut dan terus melakukan perlawanan.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan apresiasi kepada prajurit Kremlin atas keberhasilan mereka dalam memperkuat posisi di kota tersebut. Menurut laporan yang diterima Putin, pasukan Rusia sedang melakukan pembersihan ranjau dan bahan peledak yang ditanam oleh tentara Ukraina di beberapa area. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk memastikan keamanan warga kota sekaligus mempersiapkan lingkungan yang lebih aman bagi penduduk setempat.

Selain itu, pasukan Moskow juga melakukan berbagai kegiatan sosial dengan membagikan makanan dan minuman kepada warga Kota Seversk. Mereka juga memberikan layanan kesehatan dasar kepada penduduk yang membutuhkan. Tindakan ini menunjukkan upaya pihak Rusia untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat, meskipun situasi politik tetap tegang.

Pengambilalihan Kota Seversk memiliki makna penting bagi pasukan Rusia. Dengan menguasai kota ini, mereka dapat memperkuat cengkeraman mereka di wilayah Donetsk, sehingga mempermudah kemajuan pasukan Rusia menuju benteng pertahanan Ukraina berikutnya.

Pengambilalihan Desa Lyman di Wilayah Kharkiv

Selain Kota Seversk, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan keberhasilan lainnya, yaitu pengambilalihan Desa Lyman di wilayah Kharkiv timur Ukraina. Serangan yang terus-menerus dilakukan oleh pasukan Rusia membuat tentara Ukraina tidak mampu bertahan lama di desa tersebut. Akibatnya, pasukan Kiev meninggalkan benteng pertahanannya guna menghindari pengepungan.

Serangan Drone Ukraina yang Mengguncang Wilayah Rusia

Di sisi lain, Kemenhan Rusia melaporkan bahwa Ukraina melancarkan serangan udara besar-besaran menggunakan drone. Setidaknya 287 drone ditembak jatuh di berbagai wilayah di dalam negeri, termasuk di ibu kota Moskow. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sebanyak 40 drone berhasil ditembak jatuh di wilayah Moskow, yang merupakan kota dengan populasi lebih dari 22 juta orang.

Serangan drone Ukraina juga menyerang dua pabrik kimia di wilayah Novgorod dan Smolensk. Selain itu, anjungan minyak Filanovsky di Laut Kaspia juga menjadi target serangan drone Ukraina untuk pertama kalinya. Menurut komandan pasukan drone Kiev, akibat serangan ini produksi di fasilitas milik Lukoil terhenti sementara waktu.

Menurut seorang pejabat Dinas Keamanan Ukraina, serangan menggunakan drone akan terus dilanjutkan. Hal ini menunjukkan bahwa Ukraina terus mencari cara untuk memperkuat posisi mereka dalam konflik ini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan