Pasutri Boyolali Dikejar Tawon dari Ladang ke Rumah, 2 Kambing Mati

Serangan Tawon di Boyolali: Dua Warga Dirawat, Dua Kambing Mati

Di wilayah Dukuh Tegalrejo, Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, terjadi peristiwa serangan tawon yang menimpa dua warga dan menyebabkan kematian dua ekor kambing. Kejadian ini berlangsung pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa Awal yang Memicu Serangan

Kabid Damkar Boyolali, Supriyono, menceritakan bahwa kejadian bermula saat salah satu warga, Juwarno, sedang mencari rumput di ladang. Saat itu, sabitnya mengenai tawon yang berada di tanah. Tawon tersebut langsung menyengat Juwarno.

Terkejut dengan serangan tersebut, korban langsung berteriak. Istrinya, Kasmi, yang berada tidak jauh dari lokasi, segera datang menolong. Namun, Kasmi justru menjadi sasaran kawanan tawon. Keduanya kemudian lari menuju rumah untuk meminta pertolongan.

Kawanan tawon terus mengejar hingga ke rumah. Sesampainya di rumah, tawon tersebut menyerang kambing milik korban. Akibatnya, dua ekor kambing mati.

Pemindahan Sarang Tawon dan Penanganan Medis

Juwarno dan Kasmi dilarikan ke RSUD Simo untuk mendapatkan perawatan. Sehari setelah peristiwa tersebut, warga melihat gerombolan tawon berada di atas pohon dan melaporkannya ke Damkar Boyolali. Tawon tersebut berhasil dievakuasi.

Selain kejadian ini, serangan tawon juga terjadi akhir bulan lalu. Empat warga Dukuh Gatak Dampit, Desa Randusari, Kecamatan Teras, harus dilarikan ke rumah sakit setelah disengat tawon berjenis Vespa affinis atau yang biasa disebut tawon endas.

Peristiwa tersebut bermula saat keempat korban tengah beraktivitas di kebun yang berada di belakang rumah warga. Tanpa diduga, mereka diserang sekawanan tawon yang bersarang di atap rumah milik Indro Suparno.

Meski tidak ada aktivitas langsung antara korban dan sarang tawon, jarak kebun yang cukup dekat membuat serangan tak terhindarkan.

Proses Evakuasi Sarang Tawon yang Besar

Anggota Tim Rescue Damkar Boyolali, Setiabudi Oktafian, menjelaskan bahwa lokasi kebunnya dekat dengan sarang. Siang harinya sarang itu kelihatan jelas, lalu setelah ada korban tersengat, warga langsung melapor.

Beruntung, keempat korban dapat segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Mendapat laporan adanya korban sengatan, Tim Rescue Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali langsung diterjunkan untuk mengevakuasi sarang tawon berukuran jumbo tersebut.

Sarang tawon yang dievakuasi berukuran sangat besar, diperkirakan sekitar dua kali ukuran helm orang dewasa. Evakuasi dilakukan di atap rumah milik Pak Indro Suparno. Ukuran sarangnya cukup besar, sekitar dua kali helm.

Proses evakuasi berlangsung menantang karena posisi sarang berada di bagian gunungan atap, tepat di bawah genteng. Selain itu, kondisi kayu atap rumah yang sudah rapuh membuat petugas harus ekstra hati-hati.

Posisinya susah dan sulit dijangkau. Terpaksa harus menggunakan alat bantu, kemudian sarangnya dibakar. Sebenarnya eman karena ukurannya besar, tapi demi keamanan harus dilakukan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan