Patung Macan "Gemoy" Jadi Daya Tarik Wisata Desa Balongjeruk Kediri

Lokasi yang Kini Jadi Tujuan Wisata

Pertigaan Dusun atau Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini menjadi tempat wisata yang tidak terduga. Sebelumnya, lokasi ini biasanya sepi, tetapi kini ramai dikunjungi oleh warga, terutama pada momen liburan hingga awal Tahun Baru 2026.

Keramaian pengunjung terjadi berkat keberadaan patung macan berwarna putih yang gemuk. Patung ini viral di media sosial pada awal Desember 2025. Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan pengunjung datang untuk melihat langsung patung yang disebut-sebut memiliki bentuk unik dan menggemaskan.

Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk berswafoto di sekitar patung. Bahkan, banyak anak-anak yang memanjat area sekitar patung demi mendapatkan foto terbaik. Keberadaan patung ini tidak hanya menarik warga dari wilayah Kabupaten Kediri, tetapi juga dari luar daerah seperti Malang, Trenggalek, Jombang, Lamongan hingga Jakarta.

Mereka mengaku penasaran setelah melihat foto dan video patung macan putih yang ramai dibicarakan di media sosial. Patung ini menjadi viral karena ekspresinya yang dinilai imut dan jauh dari kesan garang. Akibatnya, pertigaan yang sebelumnya lengang kini berubah menjadi pusat keramaian.

Tidak kurang dari 20 pedagang UMKM turut memanfaatkan momen ini dengan membuka lapak di sepanjang tepi jalan. "Semenjak viral, area pertigaan ini berubah jadi wisata dadakan. Ramainya luar biasa, apalagi akhir-akhir ini dan malam hari," kata Ahmad Andi, warga setempat yang rumahnya berada tepat di depan patung macan putih, Jumat (2/1/2026).

Menurut Andi, dalam sepekan terakhir arus pengunjung terus meningkat. Banyak di antaranya datang berkelompok, baik bersama keluarga maupun teman, hanya untuk melihat langsung patung yang viral tersebut. "Kalau malam banyak dari komunitas seperti sepeda motor dan anak muda," ucapnya.

Pengunjung yang Terus Bertambah

Keberadaan patung macan putih yang viral telah memberikan dampak besar terhadap pertigaan Desa Balongjeruk. Tidak hanya menjadi tempat berswafoto, lokasi ini juga menjadi tempat berkumpul bagi berbagai kalangan masyarakat. Banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat dan merasakan sensasi keramaian yang tidak pernah mereka alami sebelumnya.

Selain itu, para pedagang UMKM juga merasakan manfaat dari keramaian ini. Mereka menjual berbagai jenis barang, mulai dari makanan ringan hingga suvenir. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan patung macan putih tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Dari segi keamanan, pihak setempat juga melakukan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Tak jarang petugas keamanan ditempatkan di sekitar lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengunjung yang datang dari berbagai daerah juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Mereka tidak hanya membeli makanan dan minuman, tetapi juga membeli produk-produk UMKM yang tersedia di sekitar lokasi.

Kesimpulan

Patung macan putih yang viral di media sosial telah mengubah pertigaan Desa Balongjeruk menjadi lokasi wisata yang sangat diminati. Keberadaannya tidak hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga pengunjung dari luar daerah. Selain itu, patung ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dengan mendorong aktivitas usaha mikro dan kecil.

Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa keberadaan patung ini telah menjadi ikon baru bagi wilayah tersebut. Dengan terus bertambahnya jumlah pengunjung, diharapkan keberadaan patung ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang tetap diminati dalam jangka panjang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan