Pedro Acosta Mengakui Dua Pembalap yang Membentuk Karier Balapnya
Pedro Acosta, pembalap Spanyol yang kini berlaga di kelas premier MotoGP, mengungkapkan bahwa dua pembalap telah memberikan pengaruh besar dalam perkembangan kariernya. Meskipun sempat dijuluki sebagai "titisan Marc Marquez", Acosta justru tidak menyebut nama sang legenda dalam daftar pembalap yang berpengaruh baginya.
Brad Binder dan Dani Pedrosa: Mentor di KTM
Dalam wawancaranya, Acosta menyebut dua orang yang menjadi mentor sekaligus rekan setimnya di KTM. Mereka adalah Brad Binder dan Dani Pedrosa. Kedua pembalap ini dinilai memiliki peran penting dalam membantunya tumbuh sebagai pebalap di ajang MotoGP.
Brad Binder, yang saat ini menjadi rekan setim Acosta di tim pabrikan KTM, diakui oleh Acosta sebagai sosok yang banyak memberi ilmu kepadanya. Menurut Acosta, Binder telah membantu dirinya menjadi lebih baik, terutama setelah menyelesaikan musim kedua di kelas premier MotoGP.
"Kami sudah saling mengenal sejak saya pertama kali masuk ke Moto3. Brad mengajarkan banyak hal, karena dia lebih cepat dari saya. Ini membantu menjadikan saya pebalap seperti sekarang," ujar Acosta.
Binder sendiri telah lama menjadi bintang dalam sistem KTM. Pada tahun 2020, ia berhasil mencetak kemenangan MotoGP pertamanya untuk merek tersebut. Meski musim 2025 cukup sulit bagi Binder, Acosta tetap mengakui kontribusi besar dari rekan setimnya itu.
Inspirasi dari Dani Pedrosa
Selain Binder, Acosta juga mengakui bahwa Dani Pedrosa, yang kini bertugas sebagai pebalap uji motor RC-16 KTM, memberikan pengaruh besar baginya. Menurut Acosta, Pedrosa memiliki pengalaman yang sangat berharga, terutama dalam hal cara melihat balapan.
"Saya mengambil inspirasi dari Dani Pedrosa. Dia memiliki banyak pengalaman. Dia adalah salah satu pebalap terakhir yang pernah mengendarai motor dua tak," kata Acosta.
Menurutnya, Pedrosa memungkinkan dirinya untuk melihat balapan secara berbeda. Mereka sering berdiskusi tentang teknik dan strategi balapan, yang menurut Acosta sangat bermanfaat.

Perjalanan Acosta di KTM
Meski baru saja bergabung dengan tim pabrikan KTM, Acosta mengatakan bahwa tidak banyak yang berubah baginya setelah pindah dari tim Tech3. Ia mengklaim bahwa pada musim 2024, ia sudah menggunakan perlengkapan yang sama dengan tim pabrikan.
Namun, Acosta mengaku bahwa timnya fokus meningkatkan mentalitasnya selama musim ini. Tujuannya adalah untuk menjadi lebih baik dalam situasi-situasi sulit. Ia merasa bahwa mereka berhasil mencapai tujuan tersebut.
Selama dua musimnya di MotoGP, Acosta telah meraih 10 podium di balapan utama. Meskipun belum mencatat kemenangan pertamanya, ia mampu finis di posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2025. Keberhasilan ini membuatnya unggul 152 poin dari rekan setimnya, Brad Binder.
Kesimpulan
Dengan dukungan dari Brad Binder dan Dani Pedrosa, serta kerja kerasnya sendiri, Pedro Acosta terus berkembang sebagai pembalap di ajang MotoGP. Meski masih dalam proses pencarian kemenangan pertamanya, ia telah membuktikan bahwa dirinya bisa bersaing dengan pembalap-pembalap hebat di kelas premier.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar