Pedro Acosta Sebut Dua Pembalap MotoGP yang Membentuk Karier Nya

Pedro Acosta Mengakui Dua Pembalap yang Mempengaruhi Karier Balapnya di Grand Prix

Pedro Acosta, pembalap Spanyol yang kini berlaga di kelas utama MotoGP, mengungkapkan dua nama pembalap yang memberikan dampak besar terhadap perkembangannya selama masa kariernya di ajang balap bergengsi tersebut. Meski sempat dijuluki sebagai "titisan Marc Marquez", Acosta justru tidak menyebut nama sang legenda dalam daftar pengaruhnya.

Brad Binder dan Dani Pedrosa, Pengaruh Utama dalam Kariernya

Menurut Acosta, dua orang yang paling berpengaruh dalam kariernya adalah Brad Binder dan Dani Pedrosa. Keduanya bukan hanya rekan setim atau sesama pembalap, tetapi juga menjadi mentor dan sumber inspirasi baginya.

Brad Binder, yang saat ini menjadi rekan setim Acosta di tim pabrikan KTM, diakui oleh Acosta sebagai sosok penting dalam perjalanan karier balapnya. Acosta mengatakan bahwa Binder telah membantunya belajar banyak hal sejak awal kariernya di MotoGP. Ia menilai Binder lebih cepat darinya, sehingga membuatnya belajar cara menghadapi tekanan dan meningkatkan performa.

"Saya belajar banyak dari orang-orang KTM karena saya sudah terhubung dengan mereka sejak tahun pertama saya di Moto3," ujarnya.

Sementara itu, Dani Pedrosa, yang kini bertindak sebagai test rider KTM, juga mendapat apresiasi dari Acosta. Menurut Acosta, Pedrosa memiliki pengalaman yang sangat berharga, terutama dalam hal memahami balapan secara mendalam. Ia mengatakan bahwa Pedrosa memberinya wawasan baru tentang cara melihat balapan.

"[Dani] memiliki banyak pengalaman. Dia adalah salah satu pebalap terakhir yang pernah mengendarai motor dua tak," kata Acosta. "Jadi, saya pikir dia memungkinkan saya untuk melihat balapan secara berbeda."

Performa yang Stabil di Tengah Tekanan

Meskipun belum meraih kemenangan pertamanya di MotoGP, Acosta telah mencatatkan 10 podium dalam dua musimnya di kelas premier. Pada musim 2025, ia finis di posisi keempat klasemen akhir MotoGP, unggul 152 poin dari rekan setimnya, Brad Binder.

Musim 2025 menjadi yang pertama bagi Acosta bersama tim pabrikan KTM, tetapi ia mengaku tidak banyak perubahan signifikan dalam gaya balapnya setelah pindah dari tim Tech3. Menurutnya, perlengkapan dan strategi yang digunakan sama seperti sebelumnya.

Namun, Acosta mengakui bahwa timnya fokus pada peningkatan mentalitasnya selama musim ini. "Kami berupaya meningkatkan mentalitas saya selama musim ini untuk menjadi lebih baik di saat-saat sulit," katanya.

Ia menambahkan, "Saya perlu membuat kemajuan, dan saya pikir kami berhasil mencapainya."

Kesimpulan

Dengan dukungan dari Brad Binder dan Dani Pedrosa, serta komitmen kuat terhadap kinerja di lintasan, Pedro Acosta terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu pembalap muda yang layak diperhitungkan di MotoGP. Meski masih dalam proses pencarian kemenangan pertama, ia telah membuktikan dirinya sebagai pebalap yang stabil dan berkembang pesat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan