Pelatih Baru Persik Mulai Beradaptasi di Latihan Pertama, Didampingi Dua Pemain Spanyol

Pelatih Baru Persik Kediri Mulai Tugasnya Pada Senin

Pelatih baru Persik Kediri, Marcos Reina, akan memulai tugasnya pada Senin (8/12/2025) setelah para pemain mendapat libur liga selama satu pekan. Juru taktik asal Spanyol ini didatangkan oleh manajemen Persik Kediri untuk menggantikan posisi Ong Kim Swee yang dipanggil negara untuk memperbaiki sepak bola Malaysia.

Reina harus melakukan adaptasi cepat guna mengenal seluruh anak asuhnya agar dapat melanjutkan petualangan di sisa pertandingan Super League musim ini. Proses adaptasi tersebut sangat berpengaruh dalam menentukan performa para pemain melalui sudut pandang pelatih asal Spanyol tersebut.

Melatih Ezra Walian dan kawan-kawan seharusnya bukan menjadi tugas yang sulit bagi Reina untuk mulai beradaptasi di lingkungan barunya. Pasalnya, Macan Putih, julukan untuk Persik Kediri, memiliki dua pemain asal Spanyol yakni Imanol Garcia dan Jose Enrique yang dapat membantu proses komunikasi.

Manajer Tim Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menyatakan bahwa pelatih baru tersebut tak akan mengalami kendala soal bahasa berkat keberadaan dua pemain asal Spanyol tersebut. "Saya kira coach Marcos Reina tak ada kendala soal bahasa, secara bahasa verbal kita punya Imanol Garcia dan Jose Enrique yang akan banyak membantu coach Marcos Reina karena mereka berasal dari Spanyol," ujarnya.

Menurut Syahid, sepak bola adalah bahasa universal dan dengan hal itu, penyampaian terkait taktik dan teknik bisa disalurkan melalui banyak cara. "Secara bahasa sepak bola tentu pemain sudah paham apa yang diinginkan pelatih lewat papan peraga, tapi adaptasi tetap dibutuhkan agar komunikasi antarindividu berjalan baik," jelasnya.

Sebagai contoh dengan alat peraga, juru taktik asal Spanyol itu bisa dengan mudah menyampaikan maksud dan tujuan yang ingin ia terangkan kepada para pemain. Salah satu pertimbangan manajemen Persik Kediri merekrut Reina adalah pengalamannya yang telah melanglang buana di sepak bola internasional.

"Salah satu pertimbangan kita merekrut coach Marcos Reina selain prestasi melatih klub, juga pengalamannya berkarier di luar Spanyol," tutur Syahid. Marcos Reina memiliki rekam jejak melatih di berbagai liga seperti Liga Meksiko dan Liga Andorra yang menjadi nilai plus dalam proses rekrutmen.

Pengalaman tersebut membuat manajer Persik tidak khawatir soal adaptasi sang pelatih di klub barunya saat ini. Tim Macan Putih saat ini sedang mengalami inkonsistensi performa dari 13 laga yang telah dilakoni di Super League musim ini. Tim kebanggaan Kota Kediri itu kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan koleksi 15 angka.

Ezra Walian dan rekan-rekan hanya memupuk empat kemenangan dari 13 pertandingan yang telah dilewati. Sisa laga lainnya berakhir dengan tiga hasil imbang dan lima kali mengalami kekalahan yang membuat posisi mereka tidak jauh dari zona degradasi.

Kedatangan juru taktik asal Spanyol tersebut diharapkan dapat mendongkrak semangat Macan Putih agar bisa merangkak naik ke papan atas klasemen sementara Super League. "Insyaallah semua proses akan berjalan lancar dan Persik Kediri akan lebih baik di sisa kompetisi musim ini," harap Syahid.

Ujian pertama bagi Marcos Reina adalah saat melawat ke markas Persita Tangerang pada 21 Desember mendatang usai jeda liga karena SEA Games 2025 ini berakhir. Reina diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi skuad Persik Kediri dalam upaya menjauhi zona degradasi.

Dengan tersisanya sederet pertandingan di musim ini, pelatih asal Spanyol tersebut diharapkan mampu memanfaatkan potensi para pemain Persik Kediri untuk meraih hasil maksimal.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan