
PT Pelita Air Service (PAS) telah menyiapkan total kapasitas kursi sebesar 251.000, termasuk penerbangan tambahan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Direktur Commercial Pelita Air, Asa Perkasa, menjelaskan bahwa perusahaan telah memastikan kesiapan armada secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat selama liburan panjang ini.
“Selama periode Nataru ini, Pelita Air menyediakan total kapasitas sekitar 251.000 kursi, yang terdiri dari 248.000 kursi reguler dan sekitar 2.500 kursi untuk penerbangan tambahan,” ujar Asa melalui keterangan tertulis.
Saat ini, Pelita Air mengoperasikan 15 pesawat tipe Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi per pesawat. Pada minggu ini, perusahaan akan menerima armada ke-16 untuk memperkuat operasionalnya.
“Kami memastikan kapasitas ini cukup untuk mendukung kebutuhan tambahan penerbangan yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Asa.
Untuk menjaga keterjangkauan harga tiket, Pelita Air didukung oleh Pertamina melalui program diskon harga avtur hingga 10 persen yang berlaku di 37 lokasi bandara. Program ini diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional maskapai selama periode Nataru.
Sebagai bagian dari strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, hingga saat ini Pelita Air terus memperkuat kapasitas angkut dengan menambah frekuensi penerbangan pada rute-rute strategis.

Dalam kunjungan kerja ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf, memastikan kesiapan operasional sekaligus implementasi kebijakan diskon tiket pesawat berjalan efektif di lapangan.
“Seluruh maskapai BUMN telah menerapkan penurunan tarif sesuai dengan keputusan yang ditetapkan, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transportasi dengan lebih terjangkau,” ujar Aminuddin.
Aminuddin juga menekankan pentingnya pemenuhan standar pelayanan prima serta menjaga integritas operasional maskapai. Ia menegaskan bahwa kesuksesan dalam pelayanan publik adalah ketika pengurangan harga atau stimulus tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan maupun tingkat kenyamanan penumpang.
- Dalam kunjungan tersebut, Aminuddin memastikan bahwa kebijakan diskon tiket diterapkan secara transparan dan efektif.
- Ia juga memantau langsung kesiapan infrastruktur bandara dan proses pemeriksaan keamanan.
- Selain itu, ia memberikan arahan kepada manajemen maskapai untuk tetap menjaga kualitas pelayanan meskipun ada penurunan harga tiket.
- Pemantauan ini dilakukan guna memastikan kepuasan pelanggan dan keandalan operasional selama masa liburan.
Pelita Air Service terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia, terutama selama musim liburan. Dengan penambahan armada dan peningkatan frekuensi penerbangan, perusahaan berharap dapat memenuhi permintaan pasar yang meningkat tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar