Pelni Namlea Bantu Kemanusiaan Sumatera, KM Tidar Bawa 23 Kontainer Bantuan

Pelni Namlea Bantu Kemanusiaan Sumatera, KM Tidar Bawa 23 Kontainer Bantuan

PELNI Cabang Namlea Berperan Penting dalam Distribusi Bantuan Kemanusiaan

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Namlea kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam distribusi logistik antarpulau. Pada Jumat (12/12/2025), PELNI Namlea resmi memberangkatkan 23 colly bantuan kemanusiaan melalui KM Tidar untuk membantu korban banjir di Sumatera.

Bantuan tersebut berasal dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Namniwel dan berisi kebutuhan pokok yang diprioritaskan untuk para penyintas bencana. Proses pelepasan bantuan dilakukan di Pelabuhan Namlea, dengan hadirnya beberapa pihak penting seperti Kepala Cabang PELNI Namlea, Kepala Operasi PELNI Namlea, Kepala UPP Namlea beserta jajaran, serta perwakilan pegawai UPBU Namniwel.

Kepala Cabang PELNI Namlea, Agus Herianta, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PELNI dalam penyaluran bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa KM Tidar berangkat pada dini hari jam 00.00 (12/12/2025) dari Namlea menuju Jakarta, dengan rencana tiba pada Selasa (16/12/2025). Setelah tiba, bantuan akan dikumpulkan bersama barang bantuan dari lembaga, instansi, atau perorangan lainnya, lalu diangkut lanjut dengan KM Kelud menuju Medan - Sumatera Utara.

Agus menegaskan bahwa tingginya rasa peduli masyarakat menunjukkan solidaritas nasional untuk meringankan beban korban bencana Sumatera. Ia juga menekankan bahwa PELNI Namlea terus membuka layanan bebas biaya angkut bantuan menuju Sumatera Utara hingga 18 Desember, sebagai bentuk komitmen cabang dalam mempercepat bantuan kemanusiaan.

Sebagai pelabuhan penghubung di wilayah timur Indonesia, PELNI Namlea memegang peranan penting dalam mobilisasi logistik yang menjangkau daerah terdampak bencana. Melalui armada dan jaringan rute yang terintegrasi, PELNI Namlea memastikan pengiriman bantuan dapat dilakukan cepat, aman, dan tepat sasaran.

KM Kelud, kapal lanjutan yang akan membawa bantuan dari Jakarta menuju Medan, merupakan kapal penumpang reguler PELNI yang melayani rute Tanjung Priok - Batam - Tanjung Balai Karimun - Medan (PP).

Sebelumnya, PELNI telah mendistribusikan bantuan logistik ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui BPBD dan posko penanganan darurat banjir dan longsor, termasuk sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan perempuan dan anak.

Dengan keberangkatan bantuan kali ini, PELNI Namlea menegaskan kembali perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi laut, tetapi juga mitra kemanusiaan yang responsif dalam setiap upaya pemulihan bencana nasional.

Rincian Pengiriman Bantuan

  • Jumlah Bantuan: 23 colly
  • Sumber Bantuan: Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Namniwel
  • Tujuan Akhir: Medan, Sumatera Utara
  • Kapal yang Digunakan:
  • KM Tidar (berangkat dari Namlea ke Jakarta)
  • KM Kelud (meneruskan bantuan dari Jakarta ke Medan)

Layanan Bebas Biaya Angkut Bantuan

  • Durasi Layanan: Hingga 18 Desember 2025
  • Tujuan: Membantu percepatan distribusi bantuan kemanusiaan ke Sumatera Utara

Peran PELNI dalam Logistik Antarpulau

  • Fungsi Utama: Menjadi penghubung logistik antarpulau di wilayah timur Indonesia
  • Armada yang Digunakan: Kapal-kapal yang terintegrasi dengan jaringan rute yang luas
  • Prioritas: Kecepatan, keamanan, dan ketepatan sasaran dalam pengiriman bantuan

Rute yang Dilayani oleh KM Kelud

  • Rute Utama: Tanjung Priok - Batam - Tanjung Balai Karimun - Medan (PP)

Bantuan yang Dikirim Sebelumnya

  • Semua Jenis Bantuan: Sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan perempuan dan anak
  • Penyaluran: Melalui BPBD dan posko darurat banjir dan longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan