
Persiapan PT Pelni Cabang Sorong Menghadapi Lonjakan Arus Mudik
PT Pelni Cabang Sorong telah melakukan persiapan yang cukup matang dalam menghadapi lonjakan arus mudik menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dalam rangka memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat, pihak perusahaan menyiapkan delapan kapal penumpang.
Menurut Kepala Cabang Pelni Sorong, Duta Kusuma Putra, puncak dari lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada tanggal 22 Desember 2025. Namun, ia juga menyebutkan bahwa sejak tanggal 15 Desember 2025, sudah terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang.
Delapan kapal yang akan dioperasikan selama periode Nataru antara lain: * KM Dorolonda * KM Ciremai * KM Dobonsolo * KM Sinabung * KM Gunung Dempo * KM Tatamailao * KM Sirimau * KM Labobar
Dalam kondisi normal, hanya tujuh kapal yang dioperasikan. Namun, untuk Nataru tahun ini, KM Labobar ditambahkan dengan rute yang diperpanjang dari sebelumnya hanya sampai Fakfak, kini melayani Sorong-Manokwari.
Pada puncak arus mudik tanggal 22 Desember 2025, dua kapal dijadwalkan sandar bersamaan di Pelabuhan Sorong yakni KM Sinabung dan KM Labobar.
Tiket Seat Habis, Pihak Pelni Masih Koordinasi dengan Pusat
Pelni Sorong mencatat sejumlah keberangkatan telah kehabisan tiket seat. Pada 15 Desember 2025, tiket seat KM Gunung Dempo habis untuk tujuan Ambon, Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Sementara itu, pada 19 Desember 2025, tiket seat KM Ciremai juga habis untuk rute Ambon, Baubau, Makassar, Surabaya, dan Jakarta.
Pihak Pelni masih menunggu keputusan dari Pelni Pusat terkait kemungkinan penambahan kuota penumpang non-seat. Menurut Duta, untuk tiket seat memang sudah habis, namun terkait penambahan non-seat, pihaknya masih berkoordinasi dengan Pelni Pusat sesuai kapasitas kapal.
Penyesuaian Kapasitas Sesuai Regulasi
Seluruh kapal yang beroperasi telah menerima penyesuaian kapasitas sesuai regulasi Kementerian Perhubungan. Sebagai contoh, KM Labobar memiliki kapasitas pengembangan hingga 3.475 penumpang, dengan total kapasitas pelayaran mencapai 3.637 penumpang.
Imbauan kepada Masyarakat
Pelni mengimbau masyarakat agar tidak terpaku pada satu kapal tertentu. Mereka disarankan untuk mencari alternatif kapal dengan rute serupa, serta tidak memaksakan diri demi menghindari penumpukan penumpang di atas kapal.
Disarankan membeli tiket lebih awal dan tidak hanya fokus pada satu kapal agar tidak terjadi desakan di atas kapal, ujar Duta.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar