Pemain 24 Tahun Cetak Gol Pertama, Como 1907 Kalahkan Udinese Tipis

Pemain 24 Tahun Cetak Gol Pertama, Como 1907 Kalahkan Udinese Tipis

Como 1907 Torehkan Kemenangan Dramatis atas Udinese

Pada pertandingan yang berlangsung di kandang sendiri pada hari Sabtu (3/1/2026) sore WIB, Como 1907 berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 1-0. Meski kemenangan ini hanya selisih satu gol, hasil tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan klub yang dikenal sebagai kuda hitam Serie A musim 2025/2026.

Gol penentu kemenangan datang dari Lucas Da Cunha, gelandang bernilai pasar Rp260 miliar. Gol ini bukan sekadar angka di papan skor, tetapi juga simbol kematangan dan kekompakan tim Como yang semakin solid di bawah arahan pelatih.

Babak Pertama: Permainan yang Terstruktur

Sejak menit awal, Como tampil percaya diri. Aliran bola dari lini tengah berjalan rapi melalui kombinasi Maximo Perrone, Maxence Caqueret, dan Lucas Da Cunha. Tim lawan, Udinese, mencoba menekan lewat transisi cepat, namun lini belakang Como cukup disiplin menjaga area berbahaya.

Momen krusial terjadi pada menit ke-17 ketika Jakub Piotrowski melakukan pelanggaran jelas di dalam kotak penalti. Wasit Alberto Arena langsung menunjuk titik putih. Lucas Da Cunha, yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti ke tengah gawang pada menit ke-18 membuat Como unggul 1-0.

Gol ini menjadi sangat spesial karena merupakan gol pertama Lucas Da Cunha bersama Como di Serie A, sekaligus membayar kepercayaan klub terhadap pemain bernilai pasar Rp260,72 miliar tersebut.

Babak Kedua: Tekanan dan Kehati-hatian

Memasuki babak kedua, Udinese tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan melalui sisi sayap dan bola mati. Bahkan pada menit ke-56, Udinese sempat menyamakan kedudukan lewat Nicolo Zaniolo, namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside.

Como tidak hanya bertahan, tetapi tetap mencoba menyerang. Peluang emas datang pada menit ke-60 saat Anastasios Douvikas melepaskan tembakan jarak dekat yang membentur mistar gawang. Momen ini menegaskan bahwa Como tidak sekadar mengandalkan keunggulan tipis.

Pergantian pemain yang dilakukan Como terbukti efektif untuk menjaga intensitas dan keseimbangan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.

Lucas Da Cunha: Otak Permainan Como

Sorotan utama laga ini tentu tertuju pada Lucas Da Cunha. Gelandang berusia 24 tahun tersebut tampil sebagai otak permainan Como. Selain mencetak gol kemenangan, ia aktif dalam distribusi bola, membantu transisi bertahan, dan beberapa kali mencoba tembakan dari luar kotak penalti.

Dengan kontrak hingga 30 Juni 2029 dan nilai pasar mencapai Rp260 miliar, gol ini bisa menjadi titik balik kepercayaan diri Da Cunha. Ia menunjukkan bahwa investasi besar Como 1907 bukan tanpa alasan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan